Pendidikan
Gubernur Sherly Dorong Siswa Sekolah Rakyat Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengajak para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Maluku Utara untuk memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya sebagai bekal meraih masa depan.
Menurutnya, pendidikan merupakan cara terbaik bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan sekaligus menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing.
Pesan tersebut disampaikan Sherly saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 di Kabupaten Halmahera Barat, Kamis, 6 Agustus 2026, bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang telah berlangsung sejak 30 Juli 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Maluku Utara itu disambut meriah oleh ratusan siswa. Lagu-lagu nasional menggema di halaman sekolah, sementara para siswa mengenakan atribut Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Sebanyak 240 siswa yang berasal dari keluarga kelompok desil 1 dan desil 2 resmi memulai pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3. Sekolah tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam kunjungannya, Sherly didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Penjabat Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum.
Saat menyapa para siswa, Sherly mengawali dialog dengan pertanyaan sederhana yang langsung disambut antusias.
"Semangat semua?" sapa Sherly, yang dijawab serempak oleh para siswa.
Ia kemudian mengajak para siswa memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul.
"Mengisi kemerdekaan hari ini bukan lagi dengan mengangkat senjata, tetapi dengan belajar sungguh-sungguh agar kelak menjadi generasi yang membangun Maluku Utara," ujar Sherly.
Penjabat Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Maluku Utara, Nurhasni Ibrahim, mengatakan sekolah tersebut kini resmi beroperasi sebagai kawasan pendidikan terpadu yang menghimpun siswa dari berbagai daerah di Maluku Utara.
Menurutnya, kunjungan Gubernur menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap upaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata.
"Kunjungan Ibu Gubernur ke Sekolah Rakyat menjadi bentuk apresiasi dan perhatian terhadap pendidikan yang berkualitas," kata Nurhasni.
Kunjungan tersebut juga menjadi pengalaman berkesan bagi para siswa. Salah satunya Nadira Jamil (13), yang mengaku senang bisa bertemu dan bersalaman langsung dengan Gubernur Maluku Utara.
"Ibu Gubernur cantik sekali," ucap Nadira singkat sambil tersipu malu.
Sebelum meninggalkan lokasi, Sherly menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk terus mendukung keberlangsungan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui konsep pendidikan terpadu dan sistem berasrama, Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus melahirkan generasi Maluku Utara yang tangguh, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.








Komentar