1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Bukan Hanya Bonus, Pemkot Ternate Siapkan Perlindungan Khusus bagi Atlet Berprestasi

Oleh ,

Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate tidak hanya memberikan bonus kepada atlet dan pelatih yang sukses mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara.

Diketahui, Pemerintah juga menyiapkan perlindungan khusus melalui program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan insan olahraga.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, saat menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih di Aula Kantor Wali Kota Ternate, Kamis, 6 Agustus 2026.

Turut hadir Sekretaris Daerah Rizal Marsaoly, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate Sutopo Abdullah, Ketua KONI Kota Ternate Faujan A. Pinang, Sekretaris KONI Ismunandar, serta jajaran pengurus KONI.

Tauhid mengatakan, bonus yang diberikan merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras para atlet, pelatih, dan ofisial yang kembali mengharumkan nama Kota Ternate di tingkat provinsi.

"Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang dilakukan selama ini. Pemerintah tentu memberikan apresiasi atas prestasi tersebut," ujarnya.

Menurut Tauhid, keberhasilan Ternate kembali menjadi juara umum semakin mengukuhkan daerah ini sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga di Maluku Utara. Namun, ia mengingatkan agar prestasi tersebut tidak membuat seluruh insan olahraga cepat berpuas diri.

Ia menilai persaingan antardaerah semakin ketat. Karena itu, KONI bersama seluruh pengurus cabang olahraga diminta segera melakukan evaluasi, terutama terhadap cabang olahraga yang belum mampu memenuhi target.

"Jangan merasa puas. Daerah lain terus berkembang dan menjadi pesaing yang kuat. Evaluasi harus dilakukan agar kita tetap mampu mempertahankan prestasi pada ajang berikutnya," katanya.

Tauhid secara khusus menyoroti cabang olahraga beregu seperti sepak bola dan bola basket putra yang belum berhasil meraih hasil maksimal. Ia menegaskan, pembinaan atlet usia dini harus menjadi prioritas dibandingkan mengandalkan perekrutan atlet dari luar daerah.

"Pembangunan prestasi olahraga harus dimulai dari pembinaan atlet lokal secara berkelanjutan. Itu menjadi investasi jangka panjang bagi Kota Ternate," tegasnya.

Selain bonus, Tauhid mengungkapkan Pemkot Ternate tengah menyiapkan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh atlet dan pelatih melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Program tersebut bertujuan memberikan jaminan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun cedera saat menjalani latihan dan pertandingan. Dengan begitu, atlet dan pelatih dapat lebih fokus mengembangkan prestasi tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap risiko yang dihadapi.

Menurut Tauhid, skema tersebut merupakan bagian dari perluasan program jaminan sosial yang telah dijalankan Pemkot Ternate. Sebelumnya, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan juga telah diberikan kepada Ketua RT, imam masjid, pengemudi ojek, dan sejumlah kelompok pekerja rentan lainnya.

"Kita ingin atlet dan pelatih merasa aman saat berlatih maupun bertanding. Mereka telah membawa nama baik daerah, sehingga pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan yang layak," pungkasnya.

Berita Lainnya