1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Diklat Paskibraka Ternate Dimulai, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Disiplin dan Kekompakan

Oleh ,

Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Ternate Tahun 2026.

Kegiatan yang dihadiri Sekda Rizal Marsaoly, Forkompimda, para pimpinan OPD itu dirangkaikan dengan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih itu berlangsung di Aula Lantai I Kantor Wali Kota Ternate, Kamis, 6 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Tauhid menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar mempersiapkan peserta menjadi petugas pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan generasi muda.

Atas nama Pemerintah Kota Ternate, ia menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), panitia pelaksana, pelatih, instruktur dari unsur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.

"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan ini," ujar Tauhid.

Ia juga mengucapkan selamat kepada 62 pelajar SMA dan sederajat yang terpilih sebagai anggota Paskibraka Kota Ternate Tahun 2026. Menurutnya, mereka merupakan putra-putri terbaik yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi dengan baik.

"Terpilih menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan dan kebanggaan, baik bagi diri sendiri, sekolah maupun orang tua. Ini menunjukkan bahwa kalian dinilai memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan sebagai anggota Paskibraka," katanya.

Tauhid mengingatkan agar para peserta mampu menunjukkan kualitas sebagai generasi muda yang beretika, berbudi luhur, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan, mereka juga diminta menjaga disiplin, kesehatan, dan kekompakan.

"Pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris dan pengibaran bendera, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan. Saya yakin melalui pelatihan ini para peserta akan memperoleh banyak pengalaman berharga yang akan membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab," tuturnya.

Wali Kota juga mengungkapkan rasa bangganya karena Kota Ternate tahun ini berhasil mengirimkan tiga peserta putri dan satu peserta putra ke tingkat Provinsi Maluku Utara. Selain itu, satu putra terbaik Kota Ternate juga dipercaya menjadi anggota Paskibraka tingkat nasional.

Suasana pembukaan Diklat Paskibraka Ternate 2026. Foto: Humas Pemkot Ternate

Menurutnya, capaian tersebut merupakan prestasi yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik saat bertugas pada upacara peringatan HUT RI ke-81.

"Salah satu puncak keberhasilan upacara HUT RI berada di pundak Pasukan Pengibar Bendera. Karena itu, berlatihlah dengan sungguh-sungguh, patuhi seluruh instruksi pelatih, jaga kedisiplinan, kesehatan, dan tetap jaga kekompakan sebagai sebuah tim," pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Ternate juga melaksanakan pembagian Bendera Merah Putih sebagai bagian dari Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dilaksanakan secara nasional menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tauhid mengatakan, gerakan tersebut bukan hanya tentang membagikan bendera, tetapi juga menjadi upaya memperkuat semangat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan meningkatkan nasionalisme masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh warga Kota Ternate untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun ruang-ruang publik sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan dan wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menutup sambutannya, Tauhid meminta panitia mengantisipasi sedini mungkin berbagai kendala nonteknis yang berpotensi mengganggu jalannya pelatihan maupun pelaksanaan upacara pengibaran bendera.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar memanfaatkan masa pelatihan untuk menyerap ilmu dari para pelatih dan instruktur, memperkuat kerja sama, serta membangun kekompakan.

"Jadilah generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, karakter yang kuat, serta jiwa nasionalisme yang tinggi," pungkasnya.

Berita Lainnya