1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Lingkungan

Perkumpulan PakaTiva Ajak Warga Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai Tolire Ternate

Oleh ,

Perkumpulan PakaTiva Maluku Utara mengajak pemuda, komunitas, dan masyarakat untuk terlibat dalam aksi pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pesisir Pantai Tolire, Kelurahan Takome, Kota Ternate.

Kegiatan bertajuk “Aksi untuk Bumi, Aksi untuk Masa Depan” tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 WIT.

Direktur Perkumpulan PakaTiva, Zafira Daeng Barang, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir.

Menurut dia, menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan kepedulian dalam bentuk wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi bersama.

Karena itu, Perkumpulan PakaTiva mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turun langsung menanam mangrove sekaligus membersihkan kawasan pesisir Pantai Tolire.

Penanaman mangrove dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir. Sementara kegiatan bersih-bersih menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak menjadikan kawasan pantai sebagai tempat pembuangan sampah.

Zafira berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan bersama yang tidak berhenti pada satu kegiatan saja.

“Kita ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Satu langkah kecil hari ini bisa menjadi perubahan besar bagi bumi dan generasi yang akan datang,” demikian pesan yang diusung dalam kegiatan tersebut.

Selain menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pemuda dan komunitas untuk memperkuat semangat gotong royong dalam merawat kawasan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ternate.

Perkumpulan PakaTiva menegaskan, kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar upaya menjaga pesisir dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan di Pantai Tolire, PakaTiva membawa pesan “Jaga Kampung, Rawat Budaya, Lestarikan Alam” sebagai semangat dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan di Maluku Utara.

Berita Lainnya