1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Putri Lolaro, Abon Ikan Wayabula Morotai Dampingan PakaTiva Dorong Ekonomi Kampung

Oleh ,

Sekelompok ibu-ibu di Desa Wayabula, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, memanfaatkan potensi lokal untuk menunjang perekonomian keluarga.

Melalui produk Putri Lolaro, mereka mengolah hasil tangkapan nelayan sekitar menjadi abon ikan dan sambal roa.

Kelompok tersebut dibentuk sebagai wadah bagi para ibu untuk menjalankan usaha bersama sekaligus membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Pengembangan usaha ini mendapat pendampingan dari Perkumpulan PakaTiva Maluku Utara.

Pemanfaatan bahan baku lokal menjadi salah satu kekuatan usaha kelompok tersebut. Bahan yang digunakan diperoleh dari pedagang di sekitar Desa Wayabula. Bahkan, sebagian bahan baku juga ditanam sendiri oleh anggota kelompok.

Untuk bahan utama, para ibu menggunakan ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal yang berasal dari perairan sekitar Wayabula. Proses pengolahan masih dilakukan secara tradisional, mulai dari memilih ikan, menyiapkan rempah-rempah hingga memasak dan mengolahnya menjadi produk siap konsumsi.

Cara pengolahan secara tradisional tersebut menjadi salah satu ciri khas Putri Lolaro. Para anggota kelompok terlibat langsung dalam setiap tahapan produksi sehingga kualitas bahan dan cita rasa produk tetap diperhatikan.

Tidak hanya memproduksi abon ikan, kelompok ibu-ibu ini juga mengembangkan sambal roa sebagai produk olahan lainnya. Kedua produk tersebut memanfaatkan hasil laut dan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Pendampingan Perkumpulan PakaTiva Maluku Utara diarahkan untuk mendorong pemanfaatan potensi kampung sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kelompok.

Kehadiran kelompok usaha ini juga memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan dalam kegiatan ekonomi produktif. Selain membantu meningkatkan pendapatan keluarga, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.

Ke depan, kelompok tersebut berharap usaha Putri Lolaro dapat berkembang sehingga mampu merangkul lebih banyak ibu-ibu di Desa Wayabula untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi bersama.

Harapan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat ekonomi dari usaha kelompok. Jika produk semakin berkembang dan diterima masyarakat, semakin banyak perempuan yang diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk berusaha dan berkontribusi terhadap kebutuhan rumah tangga.

Putri Lolaro pun tidak sekadar menghadirkan produk olahan pangan, tetapi menjadi gambaran bagaimana potensi laut dan sumber daya di sekitar kampung dapat diolah oleh masyarakat menjadi produk bernilai tambah.

Ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal, rempah-rempah, serta bahan baku yang diperoleh dari lingkungan sekitar dipadukan melalui proses tradisional untuk menghasilkan abon ikan dan sambal roa khas Wayabula.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba produk Putri Lolaro, pesanan dapat dilakukan melalui nomor 0813-4258-9402 atau melalui Instagram PerkumpulanPakaTiva.

Dengan membeli produk Putri Lolaro, masyarakat turut mendukung usaha ibu-ibu kampung, nelayan lokal, pedagang sekitar, serta pengembangan UMKM dan ekonomi masyarakat Desa Wayabula, Morotai.

Berita Lainnya