Pemerintah

Pemkot Ternate Buka Hidran Baru, Pemadaman TPA Buku Deru-Deru Dipacu

Sekda Ternate, Rizal Marsaoly didampingi Dirut Perumda Ake Gaale Firman Mudaffar Syah saat mencoba hidran baru. Foto: Humas Pemkot Ternate

Pemerintah Kota Ternate bersama Perumda Ake Gaale membuka satu titik hidran baru di ujung jembatan Takome untuk mempercepat penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru.

Titik hidran tersebut berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Fasilitas ini langsung dimanfaatkan untuk mengisi armada pemadam yang dikerahkan dalam penanganan kebakaran dan kepulan asap di kawasan TPA.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan debit air di titik hidran tersebut cukup kuat sehingga proses pengisian armada dapat dilakukan lebih cepat.

“Hari ini kurang lebih sudah dua mobil water cannon yang mengisi, dan debit airnya cukup kuat,” ujar Rizal, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurutnya, penambahan titik hidran menjadi bagian dari upaya Pemkot Ternate memaksimalkan penanganan selama masa tanggap darurat yang ditetapkan selama 14 hari.

“Selama kurang lebih 14 hari ke depan kami akan ekstra melakukan pemadaman untuk mengurangi dampak asap bagi masyarakat di sekitar lokasi kebakaran,” katanya.

Rizal mengatakan Wali Kota Ternate telah menginstruksikan seluruh unsur terkait untuk memaksimalkan masa tanggap darurat.

Jika dalam 14 hari kebakaran belum sepenuhnya padam, masa tanggap darurat akan diperpanjang hingga seluruh proses penanganan dinyatakan tuntas.

Penanganan di lapangan juga mendapat dukungan unsur TNI dan Polri. Aparat gabungan turut membantu proses pemadaman, evakuasi, hingga menarik selang air menuju titik kebakaran.

Direktur Utama Perumda Ake Gaale, Firman Mudaffar Syah, mengatakan penyediaan hidran merupakan dukungan pihaknya untuk mempercepat penanganan kebakaran sesuai arahan Pemkot Ternate.

Titik tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengisian mobil water cannon, mobil pemadam kebakaran, maupun sejumlah mobil tangki yang dikerahkan ke lokasi.

Firman menjelaskan, pemilihan lokasi hidran dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis. Titik di ujung jembatan Takome memiliki debit air yang lebih kuat dibandingkan area tepat di depan TPA.

“Pelayanan penyediaan air ini akan terus dilanjutkan oleh pihak Perumda sampai dengan selesainya tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Wali Kota,” ujarnya.

Ia mengatakan, titik hidran tersebut tidak hanya digunakan selama kondisi darurat. Ke depan, fasilitas itu akan dioperasikan secara permanen sebagai bagian dari program jangka panjang Perumda Ake Gaale.

“Ke depannya sesuai dengan program jangka panjang PDAM, salah satu titik hidran juga akan dioperasikan secara permanen di lokasi ini,” kata Firman.

Perumda Ake Gaale memastikan dukungan suplai air untuk penanganan kebakaran tidak mengganggu pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat di Takome.

Dengan tambahan titik hidran tersebut, pengisian armada pemadam diharapkan lebih cepat sehingga proses penanganan kebakaran di TPA Buku Deru-Deru dapat terus dipacu.

Sekadar diketahui, selain penambahan hidran baru, Sekda dan jajaran juga memastikan proses pemadaman api hingga kesehatan warga sekitar.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga