1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pemerintah

Sekda Rizal Buka Bimtek INAPROC, Pengadaan Ternate Wajib Siap, Transparan dan Bersih

Oleh ,

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menegaskan pengelolaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Ternate harus semakin transparan, akuntabel dan bebas dari potensi penyimpangan.

Penegasan itu disampaikan Rizal saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Implementasi Akun Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) pada Akun INAPROC di Hotel Boulevard Ternate, Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Ternate itu menghadirkan narasumber dari BPBJ Provinsi Maluku Utara dan diikuti para Kepala Bagian Setda, Kasubag Perencanaan OPD, Admin RUP serta pihak terkait.

Rizal mengatakan, penggunaan akun INAPROC sebagai identitas tunggal (single sign-on) untuk mengakses SIRUP merupakan kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Saat ini, proses integrasi tersebut memasuki masa transisi. Seluruh Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Admin Pengguna diminta menyelesaikan pendaftaran serta migrasi akun sebelum batas akhir September 2026.

“Hal ini sejalan dengan upaya optimalisasi pengelolaan APBD yang transparan dan akuntabel,” kata Rizal.

Menurutnya, Bimtek juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan INAPROC Katalog Elektronik Versi 6 yang dirancang untuk mempermudah, mempercepat dan meningkatkan transparansi proses pengadaan.

“Dengan demikian, INAPROC diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses pengadaan,” ujarnya.

Rizal meminta peserta memanfaatkan Bimtek untuk meningkatkan kompetensi dan memahami mekanisme pengadaan digital. Ia juga menekankan agar seluruh tahapan pengadaan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Pengadaan barang dan jasa harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBJ Setda Kota Ternate, Aisyah Ahmad, mengatakan Bimtek bertujuan meningkatkan kesiapan para pelaku pengadaan menghadapi transisi dan integrasi sistem digital.

Ia meminta peserta aktif berdiskusi, menyampaikan kendala serta melakukan praktik agar implementasi sistem baru tidak berhenti pada kegiatan formalitas.

“Jadikan Bimtek ini bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan ruang untuk belajar, berdiskusi, menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kualitas pelayanan pengadaan,” ujarnya.

Selain integrasi akun SIRUP ke INAPROC, Pemkot Ternate juga akan menggelar sosialisasi lanjutan terkait Peraturan LKPP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Katalog Elektronik dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Sosialisasi tersebut akan membahas pelaksanaan e-purchasing melalui metode Mini Kompetisi sesuai regulasi terbaru.

Bimtek dan sosialisasi berlangsung selama dua hari. Pemkot Ternate berharap penerapan sistem digital tersebut mampu meningkatkan kompetensi aparatur sekaligus mendorong tata kelola pengadaan yang lebih efektif, transparan, bersih dan akuntabel.

Berita Lainnya