Pemerintah
Apel Gabungan, Wali Kota Apresiasi Sukses JKPI dan Dampaknya bagi Ekonomi Ternate
Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, mengapresiasi seluruh pihak yang menyukseskan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Ternate.
Apresiasi itu disampaikan Tauhid saat memimpin apel gabungan seluruh pegawai Pemerintah Kota Ternate, Senin, 14 September 2026. Apel dihadiri Sekda Rizal Marsaoly, pimpinan OPD, ASN, PPPK, hingga PPPK paruh waktu.
Tauhid menyampaikan terima kasih kepada panitia, ASN, aparat keamanan, instansi terkait, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan agenda nasional tersebut.
“Alhamdulillah, dengan kekompakan dan kebersamaan, kita bisa melaksanakan salah satu agenda nasional, yaitu Rakernas JKPI,” ujar Tauhid.
Menurutnya, keberhasilan Rakernas JKPI menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan masyarakat mampu menyukseskan kegiatan berskala nasional.
Pelaksanaan Rakernas JKPI di Ternate tidak hanya diisi agenda rapat kerja, tetapi juga berbagai kegiatan budaya dan promosi potensi daerah. Salah satunya karnaval budaya yang mendapat antusiasme ribuan masyarakat.
Tauhid mengatakan, sejumlah peserta dari berbagai daerah bahkan datang lebih awal dan tinggal beberapa hari untuk menikmati suasana serta potensi wisata Ternate.
“Kurang lebih tujuh sampai delapan hari, mereka datang duluan hanya ingin menikmati apa yang ada di Ternate,” katanya.
Berdampak pada Ekonomi
Tauhid menilai Rakernas JKPI juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Hotel, restoran, rumah makan, pasar, hingga gerai ritel di sekitar lokasi kegiatan ikut merasakan peningkatan aktivitas selama rangkaian JKPI.
“Budget-nya tidak terlalu besar, tetapi dampak secara langsung maupun tidak langsung dari kegiatan tersebut memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ternate, kata Tauhid, akan menghitung kontribusi kegiatan tersebut terhadap pendapatan asli daerah (PAD), baik dari pajak maupun retribusi.
Namun, manfaat ekonomi yang diterima masyarakat jauh lebih luas karena turut dirasakan pelaku usaha dan pedagang.
Informasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyebutkan, sejumlah pedagang pasar mengaku kedatangan pembeli dari luar daerah. Produk yang banyak dicari antara lain Ngafi dan kenari.
“Mereka mencari dua hal, yaitu Ngafi dan kenari,” ungkapnya.
Bagi Tauhid, keberhasilan Rakernas JKPI menjadi pengalaman sekaligus tantangan bagi Ternate untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan berskala nasional.
Ia menegaskan, dukungan masyarakat menjadi salah satu kunci utama.
“Ketika kita ingin menyelenggarakan sebuah kegiatan nasional, pasti kita akan memperhitungkan banyak hal, menyiapkan secara besar, dan dukungan masyarakat itu paling penting,” pungkasnya.