1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pemerintah

IKD Diperluas, Dukcapil Morotai Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Oleh ,

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pulau Morotai memperluas layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan menyasar anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas.

Pelayanan aktivasi IKD tersebut berlangsung di Kantor Dukcapil Kabupaten Pulau Morotai dalam dua hari berbeda. Aktivasi bagi anggota Bhabinkamtibmas dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, sementara layanan bagi anggota Babinsa berlangsung Senin, 6 Oktober 2026.

Kepala Dukcapil Kabupaten Pulau Morotai, Juskar Samsudin, mengatakan perluasan aktivasi IKD merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan berbasis digital.

“Pelayanan aktivasi IKD bagi anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini merupakan bentuk perluasan layanan administrasi kependudukan sekaligus mendukung percepatan digitalisasi Perlindungan Sosial (PERLINSOS),” ujar Juskar, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurutnya, pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari penguatan sinergi Dukcapil dengan unsur TNI dan Polri dalam mendorong transformasi pelayanan publik.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas dinilai memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa. Karena itu, pemanfaatan IKD di kalangan kedua unsur tersebut diharapkan ikut memperluas pemahaman mengenai layanan administrasi kependudukan digital.

Juskar menjelaskan, IKD memberikan kemudahan dalam mengakses dokumen kependudukan secara digital untuk berbagai kebutuhan pelayanan administrasi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas sekaligus bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital,” katanya.

Ia berharap aktivasi IKD terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai memanfaatkan dokumen kependudukan secara digital.

Dukcapil Morotai, kata Juskar, berkomitmen menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, mudah, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Pulau Morotai.

Berita Lainnya