Pemerintah
Tutup Turnamen Voli Teratai Cup XIV, Sekda Rizal Dukung Perda Perlindungan Minoritas
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyatakan dukungannya terhadap upaya pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang penghormatan dan perlindungan hak-hak dasar kelompok minoritas di Kota Ternate.
Dukungan itu disampaikan saat Rizal menutup turnamen bola voli Teratai Cup XIV di Lapangan Voli Tanjung Selatan, Kelurahan Sasa, Kota Ternate, Sabtu, 24 Oktober 2026 malam.
Rizal mengatakan, aspirasi komunitas menjadi bagian penting dalam mendorong kebijakan pemerintah yang memberikan ruang dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia menjelaskan, rancangan Perda dapat diusulkan melalui dua jalur, yakni inisiatif DPRD dan pemerintah daerah. Karena itu, ia berharap masukan dari komunitas dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan regulasi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan komunitas Teratai, Ghem, yang membacakan testimoni dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa advokasi pengakuan dan perlindungan hak-hak kelompok minoritas telah dilakukan sejak Oktober 2022 bersama Srikandi Kie Raha dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marimoi.

Advokasi tersebut dilakukan melalui diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD) bersama komunitas minoritas dan Pemerintah Kota Ternate. Kelompok yang menjadi perhatian meliputi penyandang disabilitas, perempuan dan anak, lanjut usia, minoritas agama, masyarakat adat, kelompok ragam gender, serta orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Menurut Ghem, Pemerintah Kota Ternate menyambut baik upaya tersebut. Bahkan, pemerintah daerah disebut menawarkan diri menjadi inisiator pengajuan Perda untuk memperkuat pengakuan, pemenuhan, dan perlindungan hak-hak dasar kelompok minoritas.
Perjuangan tersebut berlanjut pada 24 September 2026, ketika perwakilan komunitas Teratai, Srikandi Kie Raha, dan LBH Marimoi menyerahkan draf naskah akademik serta rancangan Perda tentang Penghormatan dan Perlindungan Hak-Hak Dasar Kelompok Minoritas Kota Ternate kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Ternate serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
Ghem menyebutkan, anggota DPRD yang hadir akan memperjuangkan agar rancangan Perda tersebut masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2027.
Dalam testimoni yang dibacakan, Ghem bersama perwakilan kelompok minoritas menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Ternate dan jajaran pemerintah daerah, khususnya Rizal Marsaoly, atas perhatian dan kepedulian terhadap kelompok minoritas.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Ternate beserta jajaran, khususnya Bapak Sekda Rizal Marsaoly, atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami tanpa memandang bahwa kami merupakan bagian dari kelompok minoritas,” demikian petikan testimoni tersebut.
Mereka berharap Pemerintah Kota Ternate terus mengawal proses pembentukan Ranperda hingga ditetapkan dan diimplementasikan, sehingga perlindungan hak-hak kelompok minoritas dapat diwujudkan secara nyata.
Selain menyampaikan dukungan terhadap aspirasi komunitas, Rizal juga menyoroti kondisi Lapangan Voli Tanjung Selatan. Ia meminta Lurah Sasa berkoordinasi dengan kalangan pemuda dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate, Sutopo Abdullah, untuk membahas pembenahan fasilitas tersebut.
“Saya berharap ada tempat yang representatif, mungkin diberi pagar atau ditata lebih baik, sehingga lapangan ini betul-betul menjadi kebanggaan Kelurahan Sasa, khususnya untuk pertandingan bola voli maupun kegiatan lainnya,” ujar Rizal.
Rizal turut mengapresiasi panitia dan seluruh tim yang berpartisipasi dalam Teratai Cup XIV. Ia meminta tim yang belum berhasil meraih juara tetap semangat dan mengucapkan selamat kepada para pemenang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate Sutopo Abdullah, Ketua KONI Kota Ternate Fauzan A. Pinang, Lurah Sasa, warga, serta undangan lainnya.










Komentar