Agenda

Bahas Strategi Bisnis Perumda PCM, Sekda Ricky Minta Jemput Peluang Industri

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat saat memimpin rapat dengan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda PCM. Foto: Ist

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, meminta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perdana Cipta Mandiri (PCM) lebih proaktif menangkap peluang bisnis dari perkembangan investasi dan aktivitas industri di daerah.

Permintaan tersebut disampaikan Ricky saat memimpin rapat bersama jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda PCM di kantor perusahaan daerah tersebut, Senin, 2 November 2026.

Pertemuan itu membahas strategi bisnis serta langkah konkret pengembangan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Halmahera Timur.

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Dewan Pengawas Ardiansyah Majid, Anggota Dewan Pengawas Mukhlis Husin, Direktur Utama Ir. Tartum, Direktur Operasional Mamat Jalil, serta Direktur Umum Dium Said Mustafa.

Dalam arahannya, Ricky menegaskan bahwa pertumbuhan investasi dan pembangunan kawasan industri harus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi daerah. Karena itu, Perumda PCM harus mampu mengambil bagian dalam berbagai peluang usaha yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas industri.

Menurutnya, perusahaan daerah tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan investasi. Sebaliknya, Perumda PCM harus tampil sebagai pelaku usaha yang aktif membangun kemitraan strategis, menawarkan produk dan jasa, serta menangkap peluang bisnis sesuai kapasitas dan potensi perusahaan.

“Perumda harus mampu membaca peluang dan menjemput kerja sama. Jangan sampai aktivitas industri berkembang begitu pesat, tetapi perusahaan daerah kita tidak mengambil bagian di dalamnya. Karena itu, Direksi harus proaktif membangun komunikasi dan melakukan pendekatan langsung kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri,” tegas Ricky.

Ia meminta jajaran direksi segera mengidentifikasi kebutuhan perusahaan-perusahaan industri secara menyeluruh. Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui sektor usaha dan jenis layanan yang berpotensi dikerjasamakan dengan Perumda PCM.

Hasil identifikasi itu, lanjut Ricky, harus ditindaklanjuti dengan penyusunan penawaran bisnis yang konkret, kompetitif, dan sesuai kebutuhan dunia industri.

Selain itu, setiap peluang kerja sama harus dipersiapkan secara matang dan profesional. Persiapan tersebut mencakup kajian kelayakan bisnis, kesiapan sumber daya manusia, kemampuan operasional, kepastian aspek legalitas, hingga penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Ricky menilai profesionalisme dan kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan serta menjalin kemitraan berkelanjutan dengan para pelaku industri.

Ia berharap Perumda PCM dapat berkembang menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian lokal, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas kesempatan usaha, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Halmahera Timur.

Untuk itu, Dewan Pengawas dan Direksi Perumda PCM diharapkan segera menindaklanjuti hasil rapat melalui penyusunan peta peluang usaha, inventarisasi kebutuhan perusahaan industri, penyiapan proposal penawaran kerja sama, serta membangun komunikasi dan negosiasi bisnis secara intensif dengan calon mitra.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur ingin memastikan pertumbuhan kawasan industri tidak hanya memberikan keuntungan bagi investor, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif Perumda PCM, potensi investasi di Halmahera Timur diharapkan dapat dikonversi menjadi peluang usaha, peningkatan PAD, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga