Nahkodai KONI Tidore, Ahmad Laiman Dorong Pembinaan Olahraga dan Sport Tourism

Pose bersama Ketua KONI Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman bersama jajaran. Foto: Ist

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, resmi menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tidore Kepulauan periode 2026–2030.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten/Kota (Musorkab/Kota) KONI Tidore Kepulauan yang berlangsung di Aula Penginapan Bougenville, Sabtu, 7 Februari 2026 sore.

Dalam forum tersebut, Ahmad Laiman terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kota Tidore Kepulauan setelah mendapat dukungan dari seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) yang hadir.

Usai penetapan, Ahmad Laiman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KONI Tidore Kepulauan selama empat tahun ke depan. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong pembinaan olahraga yang terarah serta pengembangan cabang olahraga potensial.

“Tentunya sebagai organisasi yang mempunyai kewenangan dalam pembinaan olahraga di Kota Tidore Kepulauan, KONI harus mampu memprioritaskan cabang olahraga yang berpotensi mendatangkan prestasi dan memiliki minat besar dari masyarakat,” ujar Ahmad Laiman.

Menurutnya, KONI sebagai induk organisasi olahraga memiliki tanggung jawab strategis, tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga memastikan pembinaan olahraga berjalan berkelanjutan dan berdampak pada pembangunan sumber daya manusia.

Ia menekankan bahwa olahraga merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan.

“Olahraga adalah bagian dari kehidupan manusia. Pembangunan manusia tidak akan berjalan dengan baik apabila kondisi jasmani dan mental tidak sehat. Fisik dan mental itu dibentuk serta digembleng melalui olahraga,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ahmad Laiman juga menyoroti pentingnya mengarahkan prestasi olahraga berbasis komunitas agar memberikan manfaat ekonomi. Menurutnya, olahraga dapat menjadi sektor pendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila dikelola dengan baik.

“Prestasi olahraga yang dikelola secara tepat bisa mendatangkan nilai ekonomi, baik secara personal bagi atlet maupun bagi komunitas dan masyarakat sekitar. Ke depan, KONI juga harus mendorong pengembangan sport tourism sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga