Morotai Festival 2026 Siap Digelar, Budaya Lokal dan Wisata Bahari Jadi Andalan
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terus mematangkan persiapan pelaksanaan Morotai Festival (Morofest) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026.
Mengusung semangat “Ayo Rame-Rame ke Morotai”, festival ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal dan potensi wisata bahari Morotai kepada masyarakat luas.
Morofest 2026 juga semakin strategis setelah masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN). Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap status tersebut dapat meningkatkan promosi pariwisata sekaligus memperkuat posisi Morotai sebagai salah satu destinasi unggulan di Maluku Utara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan budaya lokal akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan festival tahun ini.
Menurutnya, berbagai atraksi budaya telah disiapkan, mulai dari seni tradisional, festival budaya hingga permainan rakyat yang menggambarkan kehidupan dan identitas masyarakat Morotai.
“Morotai Festival ini kita ingin benar-benar menampilkan budaya lokal. Jadi bukan hanya acara seremonial, tetapi bagaimana tradisi, seni dan permainan rakyat kita bisa menjadi bagian dari daya tarik wisata,” ujar Muhammad Umar Ali kepada wartawan, Rabu, 9 September 2026.
Selain budaya, potensi wisata bahari juga akan menjadi bagian penting dalam konsep Morofest 2026. Keindahan laut dan bawah laut Morotai dinilai memiliki daya tarik besar untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Umar mengatakan, perpaduan budaya dan wisata bahari diharapkan memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi wisatawan. Pengunjung tidak hanya datang untuk menyaksikan rangkaian festival, tetapi juga dapat mengenal budaya masyarakat dan menikmati destinasi wisata Morotai.
“Mulai dari budaya masyarakat, permainan tradisional, hingga pesona laut dan alam Morotai,” katanya.
Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan juga diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Kehadiran wisatawan dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, seniman, pelaku usaha pariwisata serta masyarakat lokal untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama festival berlangsung.
Karena itu, Pemkab Pulau Morotai mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk ikut meramaikan Morofest 2026.
Umar berharap festival tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu menjadi ruang promosi bagi potensi budaya dan pariwisata Morotai secara berkelanjutan.
“Ayo rame-rame ke Morotai. Datang dan lihat sendiri budaya kita, nikmati keindahan alam dan bawah laut kita, serta rasakan keramahan masyarakat Morotai,” ajaknya.








Komentar