Organisasi
Novet Resmi Pimpin IKA Halmahera Utara Jabodetabek, Perkuat Persaudaraan di Perantauan
Novet Charles Akollo resmi dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga (IKA) Halmahera Utara Jabodetabek periode 2026-2031.
Ia berkomitmen memperkuat persaudaraan warga Halmahera Utara di perantauan melalui organisasi yang inklusif dan merangkul semua golongan.
Pelantikan berlangsung di Gedung Pusdatin Kementerian Sosial (Kemensos), Cawang, Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Bidang Administrasi Umum Kabupaten Halmahera Utara, Wenas Rompis, yang mewakili bupati.
Hadir pula para pendiri dan sesepuh Halmahera Utara serta Maluku Utara, bersama perwakilan organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan mahasiswa asal Maluku Utara.
IKA Halmahera Utara merupakan organisasi kekeluargaan yang dibentuk pada 1999 oleh Antoni Charles Sunarjo, Thalib Turki, Stevanus Kusame, Max Moses, Nani Nanere, dan Irwan Sibua. Organisasi ini hadir sebagai wadah silaturahmi dan persatuan bagi warga asal Halmahera Utara yang menetap di Jakarta dan sekitarnya.
Perwakilan pendiri IKA Halmahera Utara, Antoni Charles Sunarjo, dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi tersebut harus menjadi rumah bersama bagi seluruh warga Halmahera Utara tanpa membedakan latar belakang politik, agama, suku, maupun perbedaan lainnya.
Ia berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan terus menjadi landasan bagi pengurus dalam menjalankan organisasi.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara melalui sambutan yang dibacakan Wenas Rompis berharap IKA Halmahera Utara mampu menyatukan keluarga besar Halmahera Utara di Jabodetabek dalam semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kekeluargaan.
“Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota IKA Halmahera Utara untuk terus menjaga komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah,” ujar Wenas.
Sebanyak 17 putra-putri Halmahera Utara yang menetap dan membangun karier di Jabodetabek dilantik sebagai pengurus baru organisasi tersebut.
Ketua Umum IKA Halmahera Utara, Novet Charles Akollo, mengatakan kepengurusan periode 2026-2031 didominasi generasi muda yang mayoritas lahir pada dekade 1990-an. Mereka memiliki latar belakang profesi beragam, mulai dari advokat, wiraswasta, aparatur sipil negara (ASN), auditor, konsultan, aktivis, hingga anggota Polri dari kalangan perwira dan bintara.
Menurut Novet, keberagaman profesi dan pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang lebih kuat dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Latar belakang pekerjaan dan pengalaman yang beragam ini tentunya menjadi modal besar untuk membangun organisasi ke depan. Kesuksesan organisasi tidak bisa hanya mengandalkan pengurus sebagai ujung tombak, tetapi dukungan keluarga besar IKA Halmahera Utara, pemerintah daerah, dan berbagai pihak menjadi penting demi organisasi yang lebih baik dan inklusif,” kata Novet.
Ia menekankan bahwa kemajuan organisasi membutuhkan keterlibatan seluruh anggota serta dukungan berbagai pihak. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat komunikasi, memperluas kolaborasi, dan menjaga hubungan kekeluargaan di antara warga Halmahera Utara di perantauan.
Novet juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik materiil maupun nonmateriil, sehingga kegiatan fun walk dan pelantikan pengurus IKA Halmahera Utara dapat terlaksana dengan lancar.
Melalui kepengurusan baru ini, IKA Halmahera Utara Jabodetabek diharapkan semakin solid sebagai wadah persatuan warga Halmahera Utara di perantauan, sekaligus memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.










Komentar