Agenda

Morotai Festival 2026, Pemdes Siapkan Stand untuk Promosi UMKM

Stand milik Pemdes untuk Morotai Festival 2026. Foto: Maulud

Sejumlah pemerintah desa (pemdes) mulai mendirikan stand promosi di kawasan Central Business District (CBD), Desa Gotalamo, Morotai Selatan, untuk mendukung pelaksanaan Morotai Festival 2026 sekaligus membuka peluang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pantauan HalmaheraPost, sejumlah stand milik pemerintah desa mulai terpasang di lokasi kegiatan. Stand tersebut disiapkan untuk memperkenalkan kearifan lokal, potensi unggulan, serta produk khas masing-masing desa kepada pengunjung.

Kepala Desa Muhajirin, Muhammad Aridh Pua, mengatakan pendirian stand merupakan bentuk dukungan pemerintah desa untuk menyukseskan Morotai Festival 2026.

“Kami mendirikan stand ini bagian dari dukungan untuk menyukseskan Morotai Festival 2026,” ujar Muhammad Aridh Pua.

Menurutnya, Morotai Festival perlu mendapat dukungan karena berpotensi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha dan memasarkan produk unggulan lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Gotalamo, Sibli Tanimbar, menyebut Morotai Festival memiliki peran strategis dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah.

Menurut Sibli, kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah promosi pariwisata Pulau Morotai yang masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN), yakni program Kementerian Pariwisata untuk mendukung promosi berbagai event unggulan di Indonesia.

“Olehnya itu, sebagai pemerintah desa, kami tetap memberikan dukungan untuk menyukseskan event tersebut,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dukungan pemerintah desa terhadap Morotai Festival tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang dikeluarkan, tetapi juga dari manfaat kegiatan bagi masyarakat dan kontribusinya dalam memperkenalkan Pulau Morotai ke tingkat yang lebih luas.

“Bagi saya, anggaran bukan menjadi ukuran. Yang terpenting, Morotai dapat dikenal di mata dunia. Event ini juga bagian dari promosi daerah dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bagi daerah serta pelaku UMKM di Negeri Bumi Moro,” jelas Sibli.

Selain pendirian stand pemerintah desa, persiapan di lokasi festival juga mulai dilengkapi dengan pemasangan wahana permainan anak-anak. Wahana tersebut disiapkan untuk menambah daya tarik kegiatan sekaligus memberikan hiburan bagi pengunjung, khususnya anak-anak dan remaja.

Berbagai persiapan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana festival yang meriah serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat potensi daerah dan produk unggulan desa.

Morotai Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Kehadiran stand pemerintah desa diharapkan menjadi sarana promosi produk UMKM, kearifan lokal, dan potensi unggulan desa, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan pendapatan selama kegiatan berlangsung.

Penulis: Maulud
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga