Pemerintah
Bupati Ikram Resmikan Air Bersih, Warga Minta Jalan dan Drainase
Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, meresmikan fasilitas air bersih di Dusun Dandi, Desa Sumber Sari, Kecamatan Weda Selatan, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Fasilitas tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 35 kepala keluarga (KK). Di tengah hadirnya layanan air bersih, warga berharap pemerintah daerah segera membangun jalan penghubung dan drainase untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Ikram mengatakan, penyediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus terus diperhatikan pemerintah karena berkaitan erat dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
“Penyediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang perlu terus diperhatikan guna mendukung kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Ikram.
Kepala Desa Sumber Sari, Hanike Tunang, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Dusun Dandi. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama agar memberikan manfaat jangka panjang.
Meski kebutuhan air bersih mulai terjawab, Hanike mengatakan masih terdapat kebutuhan infrastruktur dasar yang mendesak, yakni pembangunan drainase dan jalan yang menghubungkan Dusun Dandi dengan desa induk, Desa Sumber Sari.
“Kami memohon kepada Bapak Bupati agar kiranya melihat kondisi kami dengan membangun drainase serta jalan dari Dusun Dandi menuju desa induk, Desa Sumber Sari,” ungkap Hanike.
Menurutnya, keberadaan jalan penghubung sangat penting untuk memperlancar mobilitas warga, sedangkan drainase dibutuhkan untuk mendukung penataan lingkungan permukiman.
Sementara itu, Direktur PDAM Halmahera Tengah, Hairudin Amir, menjelaskan bahwa dari total 35 KK di Dusun Dandi, sebanyak 27 KK telah terpasang jaringan air bersih. Sementara delapan KK lainnya masih menunggu penyelesaian pembangunan rumah layak huni (RLH) sebelum jaringan air dipasang.
“Dari 35 kepala keluarga di Dusun Dandi, baru 27 KK yang sudah terpasang jaringan air. Sisanya akan dipasangkan setelah pembangunan rumah layak huni selesai,” jelas Hairudin.
Ia memperkirakan seluruh pemasangan jaringan air bersih bagi warga yang belum terlayani dapat dituntaskan pada 2026.
Peresmian fasilitas air bersih tersebut menjadi langkah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Namun, warga Dusun Dandi berharap pembangunan tidak berhenti pada penyediaan air bersih.
Pembangunan jalan penghubung dan drainase kini menjadi aspirasi yang mereka harapkan dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah demi memperlancar akses serta meningkatkan kenyamanan lingkungan permukiman.










Komentar