Olahraga
Juara Umum II Kejurnas, Petinju Maluku Utara Terima Bonus dari Nasri Abubakar
Sebanyak 16 atlet tinju dan dua pelatih Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Maluku Utara menerima bonus dari Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara, Nasri Abubakar.
Bonus yang diserahkan tersebut atas prestasi para petinju Maluku Utara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Piala Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2026 di Jakarta.
Penyerahan bonus berlangsung di lantai III Bella Hotel Ternate. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan kontingen Maluku Utara yang berhasil meraih 13 medali dan menempati posisi Juara Umum II setelah Jawa Barat.
Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Pertina Maluku Utara mengoleksi tujuh medali emas, dua perak, dan empat perunggu. Dari 16 atlet yang diberangkatkan, sebanyak 13 atlet berhasil menyumbangkan medali.
Prestasi ini menjadi capaian membanggakan bagi olahraga tinju Maluku Utara. Terlebih, keikutsertaan kontingen dalam kejuaraan nasional tersebut dibiayai secara mandiri oleh organisasi Pertina Maluku Utara.
Di tengah keterbatasan dukungan pembiayaan, Pertina tetap berkomitmen memberangkatkan atlet agar memperoleh kesempatan bertanding dan menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara, Nasri Abubakar, mengatakan pemberian bonus merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, pengorbanan, dan kerja keras para atlet serta pelatih selama menjalani persiapan hingga pertandingan.
Menurut Nasri, perjuangan atlet tidak boleh berlalu begitu saja tanpa penghargaan. Prestasi yang telah diraih harus mendapatkan perhatian sebagai bagian dari upaya membangun pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kami kepada para atlet dan pelatih. Mereka sudah berjuang dengan sungguh-sungguh, membawa nama Maluku Utara, dan membuktikan bahwa kita mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini harus kita hargai dan menjadi motivasi untuk terus berkembang,” ujar Nasri.
Wakil Wali Kota Ternate itu menegaskan, bonus yang diberikan bukan semata-mata persoalan materi, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan atlet yang telah mengharumkan nama daerah.
Ia berharap apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi para petinju untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, dan tidak berhenti mengejar prestasi.
Nasri menyebut, keberhasilan membangun olahraga tidak cukup hanya dengan mengirim atlet mengikuti kejuaraan. Dibutuhkan perhatian berkelanjutan, pembinaan yang terarah, serta dukungan terhadap kebutuhan atlet agar mereka memiliki kesempatan untuk berkembang.
Meski telah mencatatkan prestasi di Kejurnas Piala Kemenko IPK RI 2026, Nasri mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Sebab, tantangan berikutnya adalah menghadapi Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2027.
Ia meminta seluruh atlet tetap menjalani latihan secara rutin dan disiplin, sekaligus meningkatkan kualitas fisik, teknik, serta mental bertanding.
“Perjuangan kita belum selesai. Saya berharap seluruh atlet tetap semangat berlatih dan jangan cepat berpuas diri. Target berikutnya adalah Pra-PON 2027. Persiapan harus dilakukan sejak sekarang agar atlet-atlet Maluku Utara benar-benar siap menghadapi persaingan dan bisa kembali mengukir prestasi,” tegasnya.
Nasri juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara yang selama ini memberikan dukungan dan doa kepada para atlet, mulai dari proses persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan di Jakarta.
Ia menilai dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan atlet. Karena itu, pembinaan olahraga tinju membutuhkan keterlibatan bersama, baik pemerintah, organisasi olahraga, pelatih, maupun masyarakat.
Sebagai Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara, Nasri berharap capaian tersebut menjadi pemicu penguatan pembinaan tinju di seluruh kabupaten dan kota. Menurutnya, Maluku Utara memiliki banyak potensi atlet yang perlu ditemukan, dibina, dan diberikan kesempatan untuk berkembang.
Dengan pembinaan berkelanjutan dan perhatian terhadap kebutuhan atlet, ia berharap semakin banyak petinju Maluku Utara yang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Pemberian bonus kepada 16 atlet dan dua pelatih tersebut menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan kontingen Pertina Maluku Utara. Selanjutnya, fokus pembinaan diarahkan pada persiapan menghadapi Pra-PON 2027 untuk meningkatkan prestasi tinju Maluku Utara di tingkat nasional.










Komentar