Sekilas Info

Sengketa Lahan

Warga Fitu Gelar Aksi Tolak Penguasaan Lahan, Wali Kota: Lahan itu Milik Mereka

Puluhan warga kelurahan fitu, turun ke jalan untuk menggelar aksi penolakan atas pengambilan lahan mereka, Rabu 25/11/2020 siang tadi. || Foto: Yunita Kadir /Hpost

Ternate, Hpost - Merasa haknya dirampas, puluhan warga Kelurahan Fitu, Ternate Selatan menggelar aksi tutup jalan, Rabu 25 November 2020.

Aksi siang tadi dilandasi penuntutan hak, terkait lahan seluas tujuh hektar yang terletak di Tempat Perkuburan Umum (TPU), yang dirampas secara sepihak oleh PT Perkebunan Nusantara (PN) 28 dan Yayasan Muhammadiyah Maluku Utara (Malut).

Pada orasinya, Koordinator Risno Wahid meminta pembebasan lahan pekuburan dan meminta Yayasan Muhammadiyah Malut, segera angkat kaki dari lokasi.

Kenapa? lokasi pekuburan yang terletak disamping jalan raya itu diduga telah dirampas. Yang mana, konon katanya dihibahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut kepada Yayasan Muhammadiyah Malut.

Akan tetapi, dari hasil investigasi yang di lakukan Tim Advokasi beberapa waktu lalu, tidak ada ditemukannya proses hibah seperti yang dimaksud.

Warga kelurahan Fitu, membakar ban saat menggelar aksi penolakan atas pengambilan lahan mereka || Qra/Hpost

“Jadi pada prinsipnya, kita di Keluarahan Fitu sangat membutuhkan lahan tersebut. Sesuai sejarah pada tahun 1997, tanah itu punya warga bukan punya pemerintah.

Kalau mereka katakan lahan itu milik mereka, dari mana asalnya? Ketika kami melakukan konfirmasi ke bagian Aset Pemprov Malut, tidak ada yang nama memberikan lahan itu ke pihak Yayasan. Sekarang aset ini, sudah di kembalikan ke Pemprov terhitung 20 September 2020 lalu," ungkapnya.

Menurutnya, tanah yang di ambil Yayasan Muhammadiyah Malut rencananya di kontrakan ke Pasantren Hafiz Qur’an beserta perumahannya. Belum lagi di berikan ke PT. PN 28 untuk dikelola kelapa hibrida.

“Sudah pasti, ini adalah sebuah pencaplokan lahan milik warga, belum lagi mau dibangun bangunan. Padahal awalnya, kami sudah menyurat ke mereka tapi mereka menolak.

Yayasan Muhammdiyah Malut ambil lahan ini, alasannya apa?, Sementara hasil konfirmasi ke pihak aset Pemprov Malut, lahan ini sudah di kembalikan ke Pemprov Malut," tegasnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Qra
Editor: Awi

Baca Juga