Vaksin Corona-19

Pro Kontra Vaksin Sinovac bagi Nakes dan Masyarakat Maluku Utara

Belum ada sosialisasi dari Dinas Kesehatan terkait manfaat serta dijamin adanya keamanan uji klinis dari vaksin || sumber: cnnindonesia/istimewa.

Di Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, distribusi dan rencana penyuntikan vaksin sinovac.

Salah satu Nakes Opan (nama samaran) saat dikonfirmasi siap untuk divaksin dan itu menjadi role model atau contoh untuk yang lain.

"Masa orang kesehatan sendiri tidak mau gimana nantinya untuk masyarakat yang bakal divaksin pasti juga ragu-ragu," cetusnya.

"Kita tidak bisa suudzon atau berprasangka buruk karena Pemerintah tidak mungkin punya keinginan untuk membunuh masyarakat nya sendiri, karena vaksin ini sudah lewat berbagai tahapan uji klinis oleh orang-orang yang berkompeten," ungkapnya.

Ilustrasi penyuntikan vaksin || foto: google image.

Opan bilang, tidak usah ragu terkait dengan vaksinasi. Jangan percaya berita hoax yang beredar.

Senada, salah satu guru Paud di Halbar, Ibu Ani, menyatakan, kalau vaksin tersebut untuk kebutuhan kesehatan maka dirinya juga akan siap untuk divaksin.

Namun, ia menyimpan tanda tanya besar terkait pemanfaatan serta keamanan dari vaksin tersebut.

"Maka harus adanya sosialisasi dari Dinas Kesehatan terkait manfaat serta dijamin adanya keamanan uji klinis vaksin tersebut," ucapnya

Disentil jika sudah ada penjelasan dari Dinkes Halbar apakah dirinya siap divaksin ?, Ia mengaku akan siap kalau memang itu anjuran dari Pemerintah.

"Kalau dari Pemerintah sendiri turun untuk lakukan sosialisasi maka akan ada pemahaman dari masyarakat itu sendiri terkait keamanan serta manfaat dari vaksin itu sendiri," ucapnya, sembari pihak Dinkes Halbar, telah sosialisasi di salah satu Paud tempat ia mengajar.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Red
Editor: Red

Baca Juga