Wali Kota Tauhid Resmikan Kios Sigap Pangan, Harga Bahan Pokok Lebih Murah
Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, meresmikan program Kios Sigap Pangan sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi di daerah.
Program yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate tersebut diluncurkan di kawasan Pandara–Kananga, Sabtu, 14 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Tauhid mengatakan kehadiran Kios Sigap Pangan diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat terkait ketersediaan dan keterjangkauan harga komoditas pangan.
Menurutnya, kios yang dikelola pemerintah ini memiliki peran strategis dalam menjaga psikologi pasar, baik bagi konsumen maupun pedagang.
“Dengan adanya alternatif tempat belanja yang menawarkan harga lebih terjangkau, pedagang di pasar diharapkan tidak menaikkan harga secara berlebihan karena masyarakat memiliki pilihan lain,” ujar Tauhid.
Ia menegaskan, keberadaan Kios Sigap Pangan bukan untuk bersaing dengan para pedagang eceran di pasar, melainkan sebagai mekanisme pengendali agar harga komoditas tetap stabil.
“Ini bukan untuk menyaingi pedagang. Tetapi supaya harga tidak dinaikkan sesuka hati, karena ada pembanding harga dari Kios Sigap Pangan,” katanya.
Tauhid menambahkan, masyarakat kini memiliki pilihan untuk membandingkan harga komoditas di pasar dengan harga yang tersedia di kios tersebut.
“Kalau misalnya harga beras di pasar dijual lebih tinggi, masyarakat bisa mengecek harga beras dengan jenis yang sama di Kios Sigap Pangan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, mengatakan program ini merupakan tindak lanjut konkret dari High Level Meeting (HLM) TPID Maluku Utara yang digelar pada Februari lalu.
Menurutnya, Kios Sigap Pangan berfungsi sebagai “jangkar pengaman” untuk memastikan harga komoditas tetap rasional di pasaran.
“Jadi kios ini bukan untuk menyaingi pedagang pasar, tetapi menjadi pengendali agar harga tetap wajar,” ujarnya.
Menariknya, program ini tidak hanya dihadirkan menjelang hari besar keagamaan, tetapi dirancang untuk beroperasi sepanjang tahun guna menekan inflasi di Kota Ternate.
Saat ini masyarakat dapat mengakses Kios Sigap Pangan di dua pusat ekonomi utama, yakni Pasar Gamalama (Pasar Higienis) dan Pasar Bastiong.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Ternate, Bank Indonesia, Bulog, dan para distributor, berbagai komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp60 ribu, beras premium 10 kilogram Rp165 ribu, minyak goreng Minyak Kita Rp15 ribu per liter, telur ayam ras Rp70 ribu per rak, bawang merah Rp60 ribu per kilogram, cabai rawit Rp80 ribu per kilogram, tomat Rp9 ribu per kilogram, serta gula pasir Rp18 ribu per kilogram.
Selain itu, tersedia pula tepung terigu, bawang putih, dan cabai keriting dengan harga yang diklaim lebih rendah dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Pemerintah Kota Ternate berharap keberadaan Kios Sigap Pangan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga inflasi daerah tetap berada dalam koridor target nasional.