Respons Cepat Gubernur Sherly, Evakuasi Pasien Pengungsian Batang Dua ke RSUD Ternate
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos bergerak cepat menangani kondisi pengungsi pascagempa di Pulau Batang Dua dengan mengevakuasi sejumlah warga yang sakit dari Desa Mayau ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoeri di Kota Ternate.
Langkah cepat tersebut dilakukan saat Gubernur Sherly melakukan kunjungan ke salah satu titik pengungsian di wilayah terdampak. Dalam kunjungan itu, ia mendapati sejumlah warga dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan medis lanjutan yang tidak dapat ditangani di posko darurat.
“Saat kita melihat langsung kondisi di lapangan, yang paling penting adalah memastikan keselamatan warga. Pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut harus segera dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap,” ujar Sherly di lokasi pengungsian.
Melihat kondisi tersebut, Gubernur Sherly langsung memutuskan proses rujukan medis ke Kota Ternate menggunakan kapal cepat yang turut digunakan dalam perjalanan menuju Batang Dua. Evakuasi dilakukan untuk memastikan para pasien mendapatkan layanan kesehatan yang lebih memadai di rumah sakit rujukan.
Ia juga menegaskan pentingnya pendampingan tenaga medis selama proses evakuasi laut tersebut.
“Tenaga medis harus ikut mendampingi pasien sampai tiba di rumah sakit, agar kondisi mereka tetap terpantau dan bisa segera ditangani jika terjadi keadaan darurat di perjalanan,” tambahnya.
Evakuasi cepat ini menjadi bagian dari respons Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam penanganan dampak gempa di Batang Dua, khususnya dalam memastikan keselamatan dan kesehatan warga di lokasi pengungsian.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasakan langsung kehadiran pemerintah di tengah situasi darurat.