Pramuka Ternate Mulai Terapkan KTA Digital, Data Keanggotaan Akan Terintegrasi Nasional
Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Ternate mulai melakukan modernisasi sistem pendataan keanggotaan melalui penerapan Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis digital.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Pendataan Potensi KTA Pramuka dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi “Ayo Pramuka” yang digelar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Wali Kota Ternate, Senin, 1 Juni 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan dibuka langsung oleh Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Ternate.
Dalam sambutannya, Tauhid menegaskan pentingnya pendataan anggota yang akurat sebagai dasar pengembangan organisasi kepramukaan di daerah. Menurutnya, penerapan KTA digital akan memudahkan pemetaan jumlah anggota secara riil sekaligus memperkuat administrasi organisasi.
“Sebagai anggota Pramuka, sudah sepatutnya memiliki KTA. Kartu ini menjadi bukti resmi keanggotaan yang memuat identitas penting seperti nama, Nomor Tanda Anggota (NTA), serta pangkalan Gugus Depan masing-masing,” ujarnya.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan KTA secara simbolis kepada Ketua Mabicab, Ketua Kwarcab yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum (Waka Orgakum) Thamrin Marsaoly, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali.
Perwakilan Tim Pusdatin Kwarnas, Beni Romansyah, menjelaskan bahwa aplikasi “Ayo Pramuka” merupakan bagian dari program transformasi digital Gerakan Pramuka di tingkat nasional. Melalui aplikasi tersebut, proses pengelolaan data anggota diharapkan menjadi lebih efisien, terintegrasi, dan transparan.
“Aplikasi ini menjadi langkah penting dalam modernisasi organisasi Pramuka di Indonesia. Selain mempermudah pembuatan KTA di setiap Gugus Depan, aplikasi ini juga menyediakan informasi terbaru mengenai berbagai kegiatan kepramukaan,” kata Beni.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan serta Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Hal itu karena sebagian besar pangkalan Gugus Depan berada di lingkungan sekolah maupun madrasah.
Melalui sosialisasi dan bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami penggunaan aplikasi dengan baik sehingga mampu mendampingi proses pendataan anggota dan percepatan penerbitan KTA digital di seluruh pangkalan Gugus Depan yang tersebar di Kota Ternate.
Dengan penerapan sistem digital tersebut, Kwarcab Kota Ternate menargetkan data keanggotaan Pramuka dapat tersusun lebih akurat, terbarui secara berkala, serta terhubung dengan basis data nasional Gerakan Pramuka.








Komentar