1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Peristiwa

Dua Lokasi Kebakaran di Ternate, Satu Remaja Tewas Terjebak Api

Oleh ,

Kebakaran melanda dua lokasi berbeda di Kota Ternate, yakni di Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, dan Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Senin, 20 April 2026.

Peristiwa ini menyebabkan satu remaja meninggal dunia serta kerugian material di dua titik kejadian.

Rumah Guru di Akehuda Terbakar

Kebakaran pertama terjadi di Kelurahan Akehuda sekitar pukul 07.00 WIT, menghanguskan satu unit rumah milik Rohana Sangadji, seorang guru.

Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di lokasi karena sedang mengajar. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah menerima telepon dari nomor tidak dikenal yang mengabarkan adanya kepulan asap di sekitar rumahnya.

“Tadi saya di sekolah, tapi ada nomor telepon yang tidak dikenal telepon saya, ketika saya cek orang-orang sudah ramai di depan rumah saya,” kata Rohana.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran, Winarto Soalole, mengatakan pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Proses pemadaman juga dibantu personel Brimob.

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Bakry Syahruddin, menyebutkan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa tiga saksi.

“Dari hasil awal, dugaan sementara akibat korsleting listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta,” ujarnya.

Remaja 14 Tahun Tewas di Kalumata

Kebakaran kedua terjadi di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, sekitar pukul 09.40 WIT. Satu unit rumah di RT 016/RW 006 terbakar hebat dan menelan korban jiwa seorang remaja.

Korban diketahui bernama Azzam S. Samad (14), seorang pelajar yang saat kejadian berada di dalam kamar untuk bersiap ke sekolah.

Berdasarkan keterangan keluarga, nenek korban, Rafiatun Abdia Drakel, sempat mendengar teriakan korban sebelum melihat api dan asap tebal berasal dari kamar tersebut.

Warga sekitar sempat berupaya melakukan pertolongan, namun proses evakuasi terkendala asap pekat serta jendela kamar yang dipasang terali besi.

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api sekitar pukul 10.32 WIT. Korban kemudian dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Kasi Humas Polres Ternate, Ipda Sudirjo, mengatakan dugaan awal kebakaran dipicu korsleting listrik, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Ternate.

“Masih dilakukan pendalaman melalui olah TKP untuk memastikan titik awal kebakaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, korban diduga sulit menyelamatkan diri karena berada di dalam kamar yang terkunci serta terhalang terali besi pada jendela.

Akibat kejadian ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta. Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan jenazah rencananya dimakamkan di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Ternate Selatan.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut.

Berita Lainnya