1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Satu Pendaki Korban Erupsi Dukono Halmahera Utara Ditemukan Tewas di Dekat Kawah

Oleh ,

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu dari tiga pendaki yang hilang akibat erupsi Gunung Dukono, Sabtu, 9 Mei 2026. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dekat kawah gunung.

Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir para pendaki saat erupsi terjadi. Saat ditemukan, tubuh korban berada di bawah timbunan material abu vulkanik di kawasan yang sangat dekat dengan pusat aktivitas gunung.

Kepala Kantor Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, membenarkan penemuan tersebut. Namun hingga kini identitas korban belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah saat ditemukan.

“Tim SAR Gabungan telah menemukan salah satu korban. Namun untuk identitas maupun ciri-ciri korban belum bisa dipastikan secara jelas, karena saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, proses evakuasi jenazah menuju posko utama masih terus dilakukan. Namun operasi di lapangan menghadapi tantangan berat lantaran aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung disertai cuaca buruk di kawasan puncak.

Selain medan yang ekstrem, jarak pandang tim pencari juga terbatas akibat abu vulkanik yang masih menyelimuti area pencarian.

“Proses pencarian dan evakuasi ini sedikit terkendala dengan cuaca yang ada di lokasi pencarian,” katanya.

Hingga Sabtu malam, dua pendaki lainnya masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat setempat.

Berdasarkan data sebelumnya, total terdapat 20 pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono. Sebagian berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara tiga orang sempat dinyatakan hilang.

Tiga pendaki yang sebelumnya masuk daftar pencarian masing-masing Heng Wen Qiang Timothy (30), warga negara Singapura, Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27), juga warga negara Singapura, serta Enjel, perempuan warga negara Indonesia.

Pihak SAR hingga kini masih menunggu proses identifikasi untuk memastikan identitas korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut.

Berita Lainnya