Pemerintah
Rabu Menyapa di Inspektorat, Sekda Ternate Ingatkan Loyalitas ASN dan Kenang Haji Bur
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengingatkan pentingnya loyalitas dan disiplin aparatur sipil negara saat menghadiri kegiatan Rabu Menyapa di lingkungan Inspektorat Ternate, Rabu, 13 Mei 2026.
Dalam apel yang dihadiri langsung Sekretaris Inspektorat Yunita Rachman dan jajarannya itu, Rizal meminta jajaran Inspektorat memperhatikan tingkat kehadiran pegawai, terutama PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu, yang tidak mengikuti kegiatan meski pemberitahuan telah disampaikan sebelumnya.
“Kalau diinfokan di grup tadi malam kemudian hari ini masih tidak hadir, loyalitasnya perlu dipertanyakan,” kata Rizal.
Ia mengaku saat ini pemerintah kota mulai mengoleksi data kehadiran pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah sebagai bagian dari evaluasi internal ke depan.
“Memang saya lagi koleksi nama-nama ini sama di OPD yang lain. Sewaktu-waktu kalau dibutuhkan untuk pengurangan dan lain-lain, saya tidak sulit lagi mengambil data-data itu,” ujarnya.
Rizal berharap pimpinan Inspektorat bersama seluruh pejabat dapat menjadikan hal tersebut sebagai tantangan baru dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.
Selain menyinggung kedisiplinan ASN, Rizal juga mengenang proses pemulangan jenazah almarhum Burhan Abdurrahman atau Haji Bur dari Makassar ke Ternate.
Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh proses berjalan lancar hingga jenazah berhasil diserahkan kembali kepada keluarga.
“Alhamdulillah dari Makassar sampai kami balik di Ternate semuanya berjalan lancar dan kemarin juga sudah selesai kita kembalikan ke pihak keluarga. Itu sudah menjadi tanggung jawab kita,” ungkapnya.
Menurut Rizal, awalnya pemerintah kota memperkirakan yang akan dipulangkan hanyalah tulang belulang karena masa pemakaman almarhum hampir memasuki lima tahun.
Namun kenyataan di lapangan membuat semua pihak terkejut karena kondisi jenazah disebut masih utuh.
“Awalnya kami berpikir mengembalikan ini kami bawa tulang sehingga skemanya di bandara cukup masuk bagasi. Tapi ternyata hal lain kami dapatkan di lapangan, ternyata jasadnya masih wujud,” katanya.
Rizal menyebut hal tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa dan menjadi pelajaran bagi banyak orang. Ia menilai kondisi itu tidak terlepas dari amal baik almarhum semasa hidup.
“Kurang lebih sudah mau masuk tahun kelima, tanggal 4 Juni nanti. Tapi sesuatu yang luar biasa diperlihatkan Allah SWT,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Rizal mengajak seluruh jajaran Inspektorat mengawal implementasi visi dan program Wali Kota Ternate pada tahun kedua pemerintahan, termasuk melakukan mitigasi dini terhadap persoalan yang berpotensi menimbulkan dampak hukum di lingkungan birokrasi.
“Saya berharap hal-hal yang berpotensi menimbulkan dampak hukum bisa dimitigasi lebih awal. Ini harus kita kawal bersama,” tandasnya.