Ternate Tuan Rumah Coaching Clinic PEKPPP, Sekda Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Pemerintah Kota Ternate menjadi tuan rumah pelaksanaan Coaching Clinic Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
Kegiatan yang berlangsung di Lantai II Kantor Bappelitbangda Kota Ternate. Jumat, 3 Juli 2026 itu diikuti peserta dari Bagian Organisasi pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Ternate sebagai tuan rumah penyelenggaraan Coaching Clinic PEKPPP.
Dalam sambutannya, Rizal juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim KemenPANRB yang dipimpin Analis Kebijakan Ahli Madya Taufiq Hidayanto, didampingi Analis Kebijakan Ahli Muda Vina Swara Laraswati, Analis Kebijakan Ahli Pertama Monica Amy Nabela, Penelaah Teknis Kebijakan M. Sandy Ibrahim, serta Kepala Biro Organisasi Provinsi Maluku Utara beserta jajaran.
"Selamat datang kepada seluruh tim KemenPANRB dan peserta dari kabupaten/kota se-Maluku Utara. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Ternate sebagai tuan rumah kegiatan ini," ujar Rizal.
Ia mengatakan, pelayanan publik merupakan wajah pemerintah di mata masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan menjadi salah satu indikator utama keberhasilan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik kini semakin tinggi. Pemerintah dituntut menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, inklusif, serta akuntabel agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Rizal menegaskan bahwa Coaching Clinic PEKPPP bukan sekadar agenda persiapan menghadapi penilaian pelayanan publik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana menyamakan persepsi terhadap indikator penilaian, memperkuat kapasitas aparatur, sekaligus berbagi praktik baik antarpemerintah daerah.
"Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh daerah memahami evidence yang diperlukan dalam proses evaluasi dan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik secara berkelanjutan," katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ternate untuk terus melakukan pembenahan melalui inovasi pelayanan, digitalisasi layanan, penyederhanaan proses bisnis, penguatan standar pelayanan, optimalisasi pengelolaan pengaduan masyarakat, serta peningkatan kompetensi aparatur.
Menurut Rizal, komitmen tersebut harus menjadi budaya kerja seluruh perangkat daerah dengan orientasi utama pada kepuasan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia turut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Biro Organisasi Provinsi, kata dia, memiliki peran sebagai pembina dan pendamping, sementara Bagian Organisasi di setiap daerah menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan.
"Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat jejaring kerja sama serta saling berbagi pengalaman dan inovasi antardaerah di Maluku Utara," ujarnya.
Rizal berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian Coaching Clinic secara aktif, memanfaatkan kesempatan berdiskusi dengan para narasumber, serta segera menindaklanjuti hasil kegiatan di daerah masing-masing sehingga berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menutup sambutannya, Rizal menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap Coaching Clinic PEKPPP dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Provinsi Maluku Utara.








Komentar