Perkuat Mutu Pendidikan, Dikbud Maluku Utara Bangun Sinergi dengan Lembaga Bimbel
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara terus melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Salah satunya dengan membangun kolaborasi bersama lembaga bimbingan belajar (bimbel) sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan di daerah.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pertemuan antara Dikbud Malut bersama sejumlah lembaga bimbingan belajar se-Kota Ternate yang berlangsung di Auditorium SMK Negeri 1 Ternate, Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, dan turut dihadiri perwakilan kepala SMA se-Kota Ternate.
Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan kesiapan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang, sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi berbagai seleksi akademik, termasuk masuk perguruan tinggi.
Sejumlah lembaga bimbingan belajar yang hadir di antaranya Rumah Belajar, English Academy Center, LKP Pendidikan Quanta, LKP Bina Ilmu, El Ris Ternate, serta lembaga bimbingan belajar lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kadikbud Malut, Abubakar Abdullah, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah dan sekolah secara sendiri-sendiri. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh elemen pendidikan agar kualitas pembelajaran semakin baik.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan yang saling menguatkan, khususnya dalam mempersiapkan siswa menghadapi TKA maupun seleksi masuk perguruan tinggi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri," ujar Abubakar.
Ia menyampaikan, peran lembaga bimbingan belajar selama ini cukup besar dalam membantu siswa meningkatkan kemampuan akademik. Karena itu, sinergi antara sekolah, pemerintah, orang tua, dan lembaga bimbel perlu terus diperkuat.
"Semua pihak memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku Utara. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada peserta didik," katanya.
Sekolah Sambut Baik Kolaborasi
Langkah Dikbud Malut tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Ternate menilai keterlibatan lembaga bimbingan belajar merupakan strategi yang tepat untuk mendukung peningkatan prestasi siswa.
Menurutnya, sebagian besar siswa yang memiliki target melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi juga mengikuti pendampingan melalui lembaga bimbingan belajar.
"Ini merupakan kebijakan yang sangat baik. Sekolah dan bimbel dapat saling melengkapi dalam memberikan penguatan kepada siswa, terutama menghadapi berbagai seleksi akademik," ungkapnya.
Ia berharap koordinasi antara sekolah dan lembaga bimbingan belajar dapat terus berjalan sehingga pembinaan siswa menjadi lebih terarah.
Bimbel Siap Mendukung Program Pendidikan
Perwakilan Rumah Belajar, Maikel, mengapresiasi langkah Dikbud Malut yang membuka ruang kolaborasi dengan lembaga bimbingan belajar.
Menurutnya, forum koordinasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi, terutama dalam mengikuti perkembangan kebijakan pendidikan terkait TKA maupun seleksi masuk perguruan tinggi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, Rumah Belajar menawarkan pelaksanaan tes diagnostik atau pre-test secara gratis bagi siswa kelas XI SMA.
Tes tersebut bertujuan memetakan kemampuan awal siswa sehingga strategi pembinaan dapat disusun berdasarkan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Sementara itu, Riswan dari El Ris Ternate juga memberikan apresiasi terhadap langkah Dikbud Malut yang mulai melibatkan lembaga bimbingan belajar sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
"Selama ini lembaga bimbingan belajar lebih banyak bergerak sendiri. Dengan adanya kolaborasi ini, kami merasa menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan," ujarnya.
Ia menambahkan, lembaga bimbingan belajar tidak hanya fokus membantu siswa menghadapi UTBK dan TKA, tetapi juga memberikan pembekalan kompetensi serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja.
Melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, dan lembaga bimbingan belajar, Dikbud Maluku Utara optimistis kualitas pembelajaran akan semakin meningkat, daya saing peserta didik semakin kuat, serta kesiapan siswa menghadapi TKA 2026 dan seleksi perguruan tinggi dapat lebih maksimal.








Komentar