Alif Masdiansyah Bawa Morotai ke Panggung Nasional, Jadi Putra Jamnas Maluku Utara
Alif Masdiansyah Totou, anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai, terpilih sebagai Putra Jambore Nasional (Jamnas) XII Maluku Utara Tahun 2026.
Putra Morotai itu terpilih bersama Nur Zarina Sari dari Kwarcab Kota Ternate. Keduanya menjadi wakil Maluku Utara yang dipercaya tampil dalam ajang Jamnas XII Tahun 2026 sekaligus membawa nama daerah di panggung nasional.
Proses pemilihan dilakukan melalui seleksi yang diselenggarakan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara. Peserta dinilai dari berbagai aspek, terutama kemampuan komunikasi, public speaking, penguasaan bahasa Inggris, serta kesiapan untuk memperkenalkan potensi daerah di tingkat nasional.
Dari sembilan kabupaten/kota di Maluku Utara, hanya Kabupaten Pulau Morotai dan Kota Ternate yang berhasil mengirimkan wakil sebagai Putra dan Putri Jamnas Maluku Utara.
Terpilihnya Alif menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kwarcab Pulau Morotai. Putra Morotai tersebut dinilai mampu menunjukkan kemampuan dan potensi di tengah persaingan peserta dari berbagai daerah di Maluku Utara.
Sebagai Putra Jamnas Maluku Utara, Alif bersama Nur Zarina membawa misi memperkenalkan kekayaan alam, budaya, pariwisata, serta berbagai potensi unggulan Maluku Utara, khususnya Pulau Morotai dan Kota Ternate.
Alif merupakan siswa SMP Negeri 1 Pulau Morotai. Ia lahir di Desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, pada 7 November 2010. Alif merupakan anak tunggal dari pasangan Muksin Totou dan Yunita Uthami.
Kepada media ini, Alif mengaku bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, terpilih sebagai Putra Jamnas menjadi kesempatan untuk mengharumkan nama daerah sekaligus keluarga.
“Tentunya, menjadi putra dan putri Jamnas adalah harapan kita semua. Secara pribadi saya sangat bangga atas capaian ini, karena saya terpilih menjadi Putra Jamnas untuk mengharumkan nama daerah dan juga keluarga,” ujar Alif.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara dan Kwarcab Pulau Morotai yang telah memberikan dukungan dan pendampingan selama proses seleksi.
“Keterwakilan kami ini juga tidak terlepas dari kerja keras kakak-kakak pembina mulai dari tingkat Kwarda Malut dan juga Kwarcab Morotai. Terima kasih atas bimbingannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, berharap kemampuan yang dimiliki Alif dapat menjadi modal untuk tampil percaya diri sekaligus memperkenalkan identitas dan potensi Pulau Morotai kepada generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Umar, keikutsertaan Alif bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi momentum bagi Pulau Morotai untuk semakin dikenal di tingkat nasional.
“Keikutsertaan Alif sebagai Putra Jamnas bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi momentum bagi Kabupaten Pulau Morotai untuk semakin dikenal di tingkat nasional melalui sektor kepemudaan, budaya, pariwisata, dan kekayaan alam,” katanya.
Umar menilai, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan Alif untuk menunjukkan bahwa generasi muda Morotai memiliki kemampuan dan potensi untuk bersaing di tingkat nasional.
Melalui Jamnas XII Tahun 2026, Alif diharapkan tidak hanya tampil sebagai representasi Pramuka Maluku Utara, tetapi juga menjadi duta yang memperkenalkan Morotai sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi pariwisata.
Bagi Kwarcab Pulau Morotai, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mendorong generasi muda agar aktif dalam kegiatan kepramukaan sekaligus berani membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Alif bersama Nur Zarina kini membawa harapan Maluku Utara di panggung Jamnas XII. Keduanya diharapkan mampu tampil maksimal, membangun jejaring dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, serta membawa nama Maluku Utara semakin dikenal di tingkat nasional.








Komentar