1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Sinergitas

Milad ke-112 Al-Irsyad, Wali Kota Tauhid Dorong Kolaborasi Bangun SDM Ternate

Oleh ,

Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

Pesan itu disampaikan Tauhid saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada peringatan Milad ke-112 Al-Irsyad Al-Islamiyyah Provinsi Maluku Utara di Aula Lantai I Kantor Wali Kota Ternate, Sabtu, 12 September 2026.

Mengusung tema “Menguatkan Kader dan Membangun Peradaban”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran Al-Irsyad dalam pendidikan, dakwah, pembinaan karakter, serta pengabdian sosial.

Tauhid menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang telah konsisten menjalankan pengabdian selama lebih dari satu abad.

Menurutnya, perjalanan 112 tahun menunjukkan keteguhan Al-Irsyad dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus mengambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.

“Al-Irsyad Al-Islamiyyah memiliki peran strategis tidak hanya dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat, tetapi juga mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter generasi, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kemaslahatan,” ujar Tauhid.

Ia mengatakan pembangunan Kota Ternate tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, pendidikan, dan perkembangan Islam di Maluku Utara, Ternate membutuhkan pembangunan manusia yang sejalan dengan pembangunan daerah.

“Pembangunan peradaban di Kota Ternate harus bertumpu pada pembangunan manusia. Kita membutuhkan generasi yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, berkarakter, adaptif terhadap perubahan, namun tetap memiliki akar budaya dan jati diri,” tegasnya.

Tauhid juga menyoroti perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi yang menjadi tantangan bagi generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter agar generasi muda tetap memiliki pegangan nilai dan tidak kehilangan arah.

Dalam konteks tersebut, ia menilai lembaga pendidikan, masjid, majelis ilmu, serta tokoh agama memiliki peran penting. Teknologi, kata dia, dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, literasi, dan dakwah.

Tauhid menegaskan pembangunan SDM juga membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan organisasi keagamaan, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas pemuda.

“Saya berharap Al-Irsyad Al-Islamiyyah Provinsi Maluku Utara terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun SDM unggul, memperkuat pendidikan keagamaan, meningkatkan literasi masyarakat, serta memperkuat kehidupan sosial yang harmonis,” katanya.

Ia berharap momentum Milad ke-112 tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi ruang refleksi sekaligus memperkuat komitmen Al-Irsyad untuk memperluas manfaat pengabdian bagi masyarakat.

Dengan tema “Menguatkan Kader dan Membangun Peradaban”, Tauhid menilai Al-Irsyad memiliki ruang besar untuk terus berkontribusi dalam menyiapkan generasi Ternate yang berilmu, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpegang pada nilai agama serta budaya.

Berita Lainnya