Gubernur Sherly Pastikan Jalan Tani Dauri Makian Dua Kilometer Dibangun 2027

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos didampingi Kadis PUPR Risman Iriyanto Djafar saat di Desa Dauri Pulau Makian. Foto: Ig s_tjo

Aspirasi warga Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, terkait pembangunan jalan tani mendapat kepastian dari Gubernur Maluku Utara Sherly Laos.

Sherly memastikan pembangunan jalan tani sepanjang dua kilometer yang tersebar di enam titik akan dipersiapkan dalam program pembangunan 2027.

Kepastian itu disampaikan Sherly saat berdialog langsung dengan masyarakat Desa Dauri, Rabu, 23 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan yang masih menjadi kendala aktivitas sehari-hari.

Jalan tani menjadi salah satu kebutuhan utama warga. Akses sepanjang dua kilometer itu dibutuhkan untuk menghubungkan kawasan pertanian sehingga memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sherly langsung menyatakan pembangunan jalan tani akan diprogramkan pada 2027.

“Oke saya bikin 2027 nanti, yang awal Jalan Tani Desa Dauri 2 kilo,” kata Sherly.

Selain jalan tani, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan jalan lingkar, jembatan, fasilitas olahraga, rumah layak huni hingga sektor pendidikan.

Untuk jalan lingkar, masyarakat mengusulkan pembangunan akses yang menghubungkan sejumlah kawasan di Pulau Makian dengan panjang sekitar 20 kilometer. Sherly menyatakan pembangunan akses tersebut ditargetkan dapat dituntaskan secara bertahap dalam waktu tiga tahun.

Aspirasi juga datang dari sektor pendidikan. Perwakilan yayasan menyampaikan kondisi salah satu sekolah swasta di Desa Dauri yang masih menghadapi keterbatasan anggaran operasional.

Sekolah tersebut memiliki 32 siswa dan selama ini mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Mendengar kondisi tersebut, Sherly menanyakan kesiapan pihak sekolah dan masyarakat apabila sekolah tersebut diusulkan beralih status menjadi sekolah negeri.

“Mau jadi negeri nggak? Kalau boleh mau negeri? Boleh. Mau jadi negeri?” tanya Sherly.

Kunjungan kerja tersebut turut didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara Risman Iriyanto Djafar, anggota DPRD Maluku Utara Muksin Amrin dan Aksandri Kitong, serta Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara.

Dialog dengan masyarakat Desa Dauri menjadi bagian dari kunjungan kerja Sherly di wilayah Pulau Makian untuk menyerap langsung kebutuhan pembangunan masyarakat, terutama infrastruktur dasar yang menunjang aktivitas warga.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga