Pemerintah
Sekda Rizal Ungkap Fokus Belanja Modal Pemkot Ternate pada 2027
Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara, mulai mematangkan arah kebijakan anggaran tahun 2027 dengan memprioritaskan belanja modal.
Kebijakan ini diarahkan agar alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) lebih banyak menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan Pemkot Ternate memproyeksikan dana Transfer ke Daerah (TKD) pada 2027 mencapai Rp715 miliar. Proyeksi tersebut menjadi salah satu dasar dalam menyusun prioritas program dan kegiatan pembangunan.
Hal itu disampaikan Rizal usai menghadiri rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Kamis, 5 November 2026.
Rapat tersebut turut dihadiri pimpinan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bappelitbangda, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Rizal menjelaskan, pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Tahapan ini dilakukan setelah masing-masing OPD teknis menyelesaikan penginputan program dan kegiatan.
Dengan adanya gambaran proyeksi TKD sebesar Rp715 miliar, Wali Kota Ternate dapat mengevaluasi seluruh program yang telah terakomodasi maupun kegiatan yang belum masuk dalam daftar prioritas pembangunan tahun 2027.
Menurut Rizal, proyeksi TKD tahun depan mengalami kenaikan dibandingkan total transfer pada periode sebelumnya. Meski demikian, peningkatan alokasi tersebut harus diikuti dengan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran.
Karena itu, Pemkot Ternate memberikan perhatian khusus pada peningkatan porsi belanja modal dalam struktur APBD 2027. Langkah ini dilakukan agar anggaran daerah tidak hanya terserap untuk membiayai kebutuhan rutin pemerintahan, tetapi juga diarahkan pada program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Memang belanja modal ini menjadi perhatian Pemkot di tahun 2027 sesuai arahan dari Gubernur Maluku Utara," ungkap Rizal.
Ia berharap, penguatan belanja modal dapat membuat penggunaan APBD Kota Ternate lebih optimal, sekaligus memastikan setiap alokasi anggaran memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.










Komentar