Sepakbola
Malut United Resmi Miliki Markas Latihan di Ternate, Dorong Pembinaan Usia Dini
Malut United FC akhirnya memiliki markas latihan sendiri di Kota Ternate. Fasilitas yang berada di kaki Gunung Gamalama itu diresmikan langsung oleh Ketua Pembina klub, Letjen TNI M. Saleh Mustafa, Senin, 23 Maret 2026.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) tersebut, didampingi Dandrem 152/Baabullah, Wakapolda Maluku Utara, Sultan Ternate, Sultan Tidore, Sekda Ternate Rizal Marsaoly, serta jajaran direksi PT Malut Mandiri Sejahtera (MMS).
Markas latihan yang berlokasi di Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara itu sejatinya telah digunakan sejak Desember 2025. Namun, peresmian ini menjadi penanda bahwa Malut United kini memiliki pusat latihan yang representatif dan terpusat.
Fasilitas ini dibangun untuk memenuhi regulasi I-League dan PSSI, sekaligus menunjang performa tim dalam mengarungi kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia.
Dibangun menggunakan investasi pribadi klub, markas latihan ini dilengkapi dua lapangan berstandar FIFA dengan rumput jenis zoysia matrella. Selain itu, tersedia mess pemain dan ofisial, ruang ganti, ruang pemulihan, hingga fasilitas kebugaran (gym).
Dengan fasilitas tersebut, Malut United tidak lagi bergantung pada sarana latihan di luar daerah. Seluruh aktivitas tim kini dipusatkan di lokasi ini.
Tak hanya untuk tim senior, markas latihan ini juga menjadi pusat pembinaan bagi Elite Pro Academy (EPA) Malut United dari berbagai kelompok usia.
Ketua Pembina Malut United, Letjen TNI M. Saleh Mustafa, menyebut pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari sistem pembinaan jangka panjang yang terstruktur.
“Apa yang dilakukan Malut United ini sudah sejalan dengan sistem pembinaan olahraga di tingkat internasional, yang dimulai dari usia dini,” ujarnya.
Ia menilai, kehadiran fasilitas ini membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Maluku Utara untuk berkembang melalui sepak bola.
“Dengan fasilitas ini, semua pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan membawa nama Maluku Utara,” katanya.
Ia berharap semangat “Marimoi Ngone Futuru” dapat menjadi kekuatan dalam mendorong kemajuan olahraga di daerah.
Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera (MMS), Dirk Soplanit, mengatakan pembangunan fasilitas ini dimulai sejak peletakan batu pertama pada 1 Mei 2025.
Ia menjelaskan, dua lapangan latihan yang tersedia masing-masing berukuran 72 x 110 meter dan 48 x 104 meter.
Selain itu, tersedia 22 kamar mess untuk pemain dan ofisial, serta 14 unit rumah tinggal bagi pemain asing beserta keluarganya.
Fasilitas pendukung lainnya juga disiapkan, seperti gedung gymnasium, musala, mess karyawan, hingga dapur khusus yang dikelola chef untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pemain.
Kawasan markas latihan ini juga dirancang nyaman dan asri. Seluruh akses jalan telah diaspal hotmix dan dilengkapi penghijauan di sekitar area.
Dirk menambahkan, ke depan fasilitas ini akan terus dikembangkan, termasuk penyediaan asrama dan ruang belajar bagi peserta akademi.
“Fasilitas ini tidak hanya mendukung sepak bola, tetapi juga pendidikan formal para pemain muda,” jelasnya.
Ia menegaskan, pembangunan markas latihan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari klub, pemerintah daerah, hingga dukungan masyarakat.
Dengan diresmikannya fasilitas ini, seluruh aktivitas latihan Malut United, baik tim senior maupun EPA, kini dipusatkan di markas latihan tersebut di Ternate Utara.








Komentar