Morotai Tunda Pilkades Dua Desa, Pemda Fokus Tuntaskan POPDA
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di dua desa, yakni Desa Seseli Jaya, Kecamatan Morotai Timur, dan Desa Sabala, Kecamatan Morotai Selatan.
Penundaan dilakukan karena pemerintah daerah masih memusatkan perhatian pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pulau Morotai, Mujakir Sibua, mengatakan pelaksanaan Pilkades akan dijadwalkan kembali setelah seluruh rangkaian POPDA selesai.
"Saat ini kita masih fokus di POPDA, dan kedua desa itu akan kita bicarakan setelah pelaksanaan POPDA," kata Mujakir, Senin, 6 Juli 2026.
Meski ditunda, ia memastikan seluruh persiapan Pilkades telah rampung. Mulai dari pembentukan panitia hingga kelengkapan administrasi di masing-masing desa telah disiapkan sehingga pelaksanaan tinggal menunggu penetapan jadwal.
"Semua sudah siap, baik panitia pelaksana Pilkades maupun administrasinya. Tinggal menunggu waktu yang tepat saja," ujarnya.
Menurut Mujakir, tidak ada kendala berarti dalam tahapan persiapan. Pemerintah daerah hanya ingin memastikan pelaksanaan Pilkades tidak berbenturan dengan agenda besar daerah, sehingga seluruh proses dapat berjalan optimal.
Khusus di Desa Sabala, tahapan penjaringan bakal calon kepala desa telah selesai dilaksanakan. Saat ini DPMD tinggal menunggu penyerahan dokumen resmi dari panitia desa untuk melanjutkan tahapan berikutnya.
"Untuk Sabala memang proses penjaringan sudah selesai. Tinggal kami menunggu penyerahan dokumen dari panitia desa ke DPMD," jelasnya.
Ia menegaskan, setelah POPDA XII berakhir, pemerintah daerah akan segera menetapkan jadwal pelaksanaan Pilkades di kedua desa tersebut.
"Jadi setelah POPDA ini selesai dilaksanakan, langsung kita laksanakan Pilkades. Tapi untuk sementara kita fokus ke POPDA dulu," tegas Mujakir.
Mujakir berharap pelaksanaan Pilkades nantinya berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Ia juga mengajak masyarakat di kedua desa untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif agar seluruh tahapan pemilihan berjalan lancar dan menghasilkan kepala desa yang mampu mengemban amanah serta mendorong pembangunan desa.








Komentar