Disambut Prosesi Adat, AKBP Handres Resmi Bertugas sebagai Kapolres Kepulauan Sula
Kapolres Kepulauan Sula yang baru, AKBP Handres, tiba di Kabupaten Kepulauan Sula, Senin, 6 Juli 2026, dan disambut secara adat serta tradisi kepolisian sebagai tanda penghormatan sekaligus penerimaan atas amanah barunya.
Kedatangan AKBP Handres bersama istri di Bandar Udara Emalamo Sanana disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan nuansa budaya lokal yang kental. AKBP Handres dan istri terlebih dahulu mengikuti prosesi adat Pakayab Hai atau prosesi injak tanah, kemudian disambut dengan tarian perang khas Maluku Utara, Cakalele, sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan yang menginjakkan kaki di Bumi Hai Sua.
Usai mengikuti rangkaian penyambutan adat, AKBP Handres beserta rombongan menuju Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kepulauan Sula di Desa Fatce, Kecamatan Sanana.
Setibanya di Mapolres, penyambutan kembali dilakukan melalui tradisi Pedang Pora, yang merupakan tradisi kehormatan dalam institusi Polri untuk menyambut pimpinan baru.
Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, AKBP Handres menegaskan dirinya datang ke Kepulauan Sula dengan niat baik untuk melanjutkan program dan capaian positif yang telah dibangun oleh Kapolres sebelumnya.
"Dipercaya sebagai Kapolres, saya datang dengan niat baik untuk meneruskan apa yang sudah dibuat Kapolres sebelumnya," ujar AKBP Handres kepada awak media.
Ia menambahkan, berbagai program yang telah berjalan dengan baik akan terus dipertahankan, sementara hal-hal yang masih kurang akan menjadi perhatian untuk terus dibenahi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Yang baik-baik kita teruskan, dan yang masih kurang kita maksimalkan kembali supaya apa yang dilakukan personel Polres Kepulauan Sula benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat," katanya.
AKBP Handres juga menekankan kepada seluruh personel Polres Kepulauan Sula agar selalu menghadirkan pelayanan yang humanis dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Yang saya tekankan adalah kehadiran polisi harus memberikan manfaat kepada masyarakat," pungkasnya.








Komentar