Pemkab Halmahera Tengah Fokus Pendidikan, Beasiswa Mahasiswa Naik Signifikan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni meningkatkan dukungan anggaran beasiswa bagi mahasiswa asal Halmahera Tengah.
Pada tahun 2026, Pemkab Halmahera Tengah mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp31,5 miliar. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang berada pada angka Rp19 miliar.
Peningkatan anggaran ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap mahasiswa asal Halmahera Tengah yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah, Muksin Ibrahim, mengatakan program beasiswa tersebut memang diperuntukkan bagi mahasiswa. Sementara untuk jenjang pendidikan TK, SD, SMP hingga SMA, pemerintah daerah telah menerapkan program pendidikan gratis.
“Program beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa. Sedangkan untuk peserta didik TK, SD, SMP hingga SMA, pemerintah telah menjamin pendidikan gratis sehingga masyarakat tidak lagi dibebani biaya pendidikan,” ujar Muksin, Selasa, 14 Juli 2026.
Selain membebaskan biaya pendidikan, Pemkab Halmahera Tengah juga memberikan dukungan perlengkapan sekolah bagi peserta didik. Bantuan tersebut berupa seragam nasional, seragam batik, serta seragam olahraga (training).
Kebijakan ini dilakukan untuk membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak setiap tahun ajaran baru.
Pemerintah daerah juga tetap mengalokasikan anggaran operasional rutin bagi seluruh sekolah. Besaran dana operasional disesuaikan dengan kondisi wilayah, tingkat kesulitan akses, serta kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
“Anggaran operasional sekolah berbeda-beda karena menyesuaikan kondisi dan jarak wilayah. Sekolah di Pulau Gebe tentu berbeda dengan sekolah di Weda maupun Patani karena kebutuhan operasionalnya tidak sama,” jelas Muksin.
Ia menjelaskan, sekolah yang berada di Kecamatan Weda, Weda Utara, Weda Selatan, Weda Tengah, dan Weda Timur menerima anggaran operasional rutin sebesar Rp500 ribu.
Sementara sekolah di Kecamatan Patani, Patani Utara, Patani Selatan, dan Patani Barat memperoleh alokasi sebesar Rp2 juta. Sedangkan sekolah di Kecamatan Pulau Gebe menerima anggaran operasional lebih besar, yakni Rp3 juta, terutama untuk jenjang SMA.
Besaran tersebut diberikan dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah kepulauan, akses transportasi, serta kebutuhan operasional yang lebih tinggi.
Melalui peningkatan anggaran beasiswa, pendidikan gratis, penyediaan perlengkapan sekolah, serta dukungan operasional satuan pendidikan, Pemkab Halmahera Tengah menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.
Pemerintah daerah berharap berbagai program tersebut mampu mencetak generasi muda Halmahera Tengah yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah ke depan.








Komentar