Wagub Sarbin Buka LCC 4 Pilar MPR RI, Ajak Generasi Muda Perkuat Karakter

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe saat membuka Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Ternate. Foto: Humas Pemprov Malut

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 di Hotel Bela, Ternate, Jumat, 24 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Sarbin mengajak generasi muda memperkuat karakter kebangsaan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang diinisiasi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI tersebut diikuti ratusan pelajar dan guru pendamping dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan yel-yel para peserta yang akan memperebutkan tiket menuju Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI di Jakarta.

Turut hadir dalam kegiatan itu Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), serta dewan juri yang terdiri dari akademisi Universitas Khairun dan Universitas Terbuka Ternate.

Dalam sambutannya, Sarbin menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini bukan lagi sekadar menghafal Pancasila, melainkan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang masih terjadi merupakan bukti bahwa pengamalan Pancasila belum sepenuhnya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

"Pancasila bukan hanya untuk dihafal atau dipahami secara intelektual. Generasi kita masih diwarnai berbagai penyimpangan perilaku karena nilai-nilai Pancasila belum sepenuhnya diwujudkan dalam tindakan kehidupan sehari-hari," ujar Sarbin.

Ia mengapresiasi komitmen MPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam memperkuat empat konsensus dasar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menghadapi Indonesia Emas 2045, Sarbin berharap peserta LCC menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan jiwa nasionalisme yang kuat.

"NKRI adalah pilihan final para pendiri bangsa. Tugas generasi muda hari ini adalah mengisi pembangunan, menghentikan perbedaan yang menguras energi bangsa, serta memastikan keadilan dan keberlanjutan pembangunan. Bertandinglah secara sportif dan jadikan kompetisi ini sebagai jembatan menuju prestasi yang lebih tinggi," katanya.

Sementara itu, Plt. Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, mengatakan pelaksanaan LCC Empat Pilar tahun ini terasa lebih istimewa karena menerapkan sistem seleksi berbasis kabupaten dan kota. Sistem tersebut dinilai memberikan kesempatan yang lebih merata bagi sekolah-sekolah di Maluku Utara untuk berkompetisi di tingkat provinsi.

Ia mengingatkan bahwa sekolah yang menjadi juara nantinya tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga akan mewakili Provinsi Maluku Utara pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026.

Sebanyak sembilan sekolah mengikuti kompetisi tingkat provinsi, yakni SMAN 1 Tidore Kepulauan, MAN 1 Tidore, SMAN 2 Halmahera Timur, SMAN 8 Kota Ternate, SMAN 1 Pulau Taliabu, SMAN 1 Pulau Morotai, SMAN 1 Kota Ternate, SMKN 1 Kota Ternate, dan SMAN 7 Halmahera Selatan.

Usai pembukaan, seluruh peserta langsung mengikuti babak penyisihan untuk memperebutkan satu tiket mewakili Maluku Utara di tingkat nasional. Pemenang akan bersaing dengan wakil dari 37 provinsi lainnya pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap ajang tersebut menjadi sarana membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga