Kebakaran Hebat Landa Toko Grosir di Ternate, Polisi Selidiki Penyebabnya
Kebakaran hebat melanda sebuah toko grosir di Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Sabtu, 25 Juli 2026 malam.
Kobaran api menghanguskan seluruh barang yang berada di lantai dua bangunan, dengan kerugian sementara ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIT di toko grosir milik Hj Rahma (50). Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, Tejo (35), kebakaran pertama kali diketahui saat dirinya sedang berjualan terang bulan sekitar tiga meter dari lokasi kejadian. Saat melayani pembeli, ia bersama seorang pelanggan mencium aroma benda terbakar.
Tak berselang lama, keduanya melihat kepulan asap keluar dari lantai dua toko. Menyadari adanya kebakaran, Tejo langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
"Warga kemudian berdatangan dan berupaya melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya, sekaligus menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi," demikian informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian.
Sekitar pukul 21.00 WIT, personel Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta anggota piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Ternate Selatan tiba di lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses penanganan.
Sepuluh menit kemudian, lima unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Ternate tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Petugas berjibaku selama hampir satu jam untuk menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan tersebut.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIT. Proses pendinginan dilanjutkan hingga pukul 22.25 WIT guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Setelah situasi dinyatakan aman, warga bersama petugas membantu membersihkan puing-puing bangunan.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh barang yang berada di lantai dua toko grosir hangus terbakar. Nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan para saksi dan memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik maupun penggunaan peralatan elektronik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran, terutama pada bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha dan penyimpanan barang.








Komentar