Gubernur Sherly Apresiasi Bhayangkari Hadirkan Air Bersih dan MCK untuk Warga Maluku Utara

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos saat mendampingi Ketua Umum Bhayangkari Julianti Sigit Prabowo saat peresmian fasilitas sumur bor dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum dalam program Bhayangkari Peduli yang dipusatkan di Desa Akekolano, Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Foto: Humas Pemprov Malut

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengapresiasi kepedulian Bhayangkari dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi.

Apresiasi itu disampaikan Sherly saat menghadiri peresmian fasilitas sumur bor dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum dalam program Bhayangkari Peduli yang dipusatkan di Desa Akekolano, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Kamis, 27 Agustus 2026.

Fasilitas tersebut diresmikan langsung Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, bersama jajaran Pengurus Pusat Bhayangkari dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara.

Gubernur Sherly mengatakan, program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya dalam menyediakan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak.

“Semoga dengan diresmikannya fasilitas MCK dan sumur bor ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Sherly.

Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus dirawat bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga setempat,” katanya.

Program Bhayangkari Peduli menyasar sejumlah wilayah di Maluku Utara. Selain Desa Akekolano, bantuan juga diberikan di Desa Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Sementara di Kabupaten Halmahera Utara, bantuan menyasar Desa Talaga Paca, Kecamatan Tobelo Selatan, Desa Ngofakiaha, Kecamatan Malifut, serta Desa Supu, Kecamatan Loloda.

Bantuan yang diberikan berupa fasilitas MCK dan sumur bor di beberapa lokasi, serta pembangunan sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Selain peresmian fasilitas, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada sejumlah penerima.

Tiga perwakilan siswa yang menerima bantuan yakni M. Hafiz Karim dari SDN 2 Tidore Kepulauan, Zahwa dari SMPN 28 Tidore Kepulauan, dan Desinta A. Yani dari SMAN 5 Tidore Kepulauan.

Bantuan turut diberikan kepada tiga anak yang membutuhkan perhatian khusus terkait stunting serta tiga perwakilan masyarakat.

Ketua Umum Bhayangkari juga melakukan dialog interaktif secara virtual dengan penerima bantuan di Desa Galala, Desa Talaga Paca, Desa Ngofakiaha, dan Desa Supu.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula peninjauan virtual terhadap penyaluran 500 paket bantuan sosial oleh Polres Halmahera Utara.

Peninjauan juga dilakukan terhadap tim Bakti Kesehatan RSUD Tobelo yang sedang melaksanakan operasi katarak dan bibir sumbing bagi masyarakat.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Juliati Sigit Prabowo sebagai simbol peresmian fasilitas MCK dan sumur bor di Maluku Utara.

Prosesi dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta uji coba pengaliran air bersih melalui kran. Ketua Umum Bhayangkari bersama Gubernur Maluku Utara dan rombongan kemudian meninjau langsung fasilitas MCK umum di Desa Akekolano.

Program Bhayangkari Peduli diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih dan sanitasi yang lebih layak, sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Maluku Utara.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga