Produk Lokal Maluku Utara Curi Perhatian Dua Wamen di Tjipta Foundation UMKM Fair

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menyambangi Booth Maluku Utara bersama jajaran. Foto: Ist

Produk lokal Maluku Utara mencuri perhatian pada hari pertama Tjipta Foundation UMKM Fair 2026 di Jakarta. Beragam kuliner khas yang dipamerkan di Booth Maluku Utara laris diburu pengunjung dan mendapat perhatian dari sejumlah tamu VIP.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar bahkan dua kali menyambangi Booth Maluku Utara bersama jajaran.

Keduanya mencicipi sejumlah kuliner khas Maluku Utara, di antaranya Roti Coe, Roti Kenari, Lalampa, Cara dan Wajik Kenari.

Kunjungan dua Wamen tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pameran yang mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen serta jejaring dunia usaha nasional.

Antusiasme pengunjung juga terlihat dari sejumlah produk kuliner Maluku Utara yang laris dibeli sepanjang hari. Kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar.

Tjipta Foundation UMKM Fair 2026 diikuti 108 pelaku UMKM dari berbagai pilar usaha di lingkungan Sinar Mas. Kegiatan turut dihadiri Komisaris MRT Jakarta Heru Budi Hartono, Ketua Umum Eka Tjipta Foundation Hong Tjhin serta para pimpinan dari berbagai pilar usaha Sinar Mas.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyambangi Booth Maluku Utara. Foto: Ist

Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara, K.R.N.S. Lestari, selaku PIC keikutsertaan daerah dalam pameran mengatakan, partisipasi Maluku Utara merupakan bagian dari perhatian Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda terhadap pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Keikutsertaan Maluku Utara dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian Ibu Gubernur untuk terus mempromosikan dan mengembangkan usaha ekonomi kreatif masyarakat Maluku Utara melalui berbagai event di tingkat nasional,” ujar Lestari.

Menurutnya, keikutsertaan dalam pameran nasional menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama bagi pelaku UMKM Maluku Utara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, Ronny Saleh, mengatakan kehadiran UMKM daerah dalam Tjipta Foundation UMKM Fair tidak sekadar menjadi ajang promosi.

Menurut Ronny, kesempatan bertemu langsung dengan konsumen dan jejaring usaha nasional menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk melihat peluang pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

“Yang kita bawa ke Jakarta bukan hanya produknya, tetapi juga cerita dan identitas Maluku Utara. Ketika produk kita mendapat respons positif dan dibeli oleh masyarakat, itu menunjukkan bahwa produk UMKM kita memiliki potensi untuk masuk ke pasar yang lebih luas,” kata Ronny.

Ia mengatakan, Pemprov Maluku Utara akan terus mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, kemasan, konsistensi produksi hingga kemampuan pemasaran.

Langkah tersebut dinilai penting agar produk UMKM Maluku Utara tidak berhenti pada kegiatan pameran, tetapi dapat berkembang menjadi peluang pasar dan kerja sama usaha yang berkelanjutan.

“Respons pengunjung hari ini tentu menjadi penyemangat bagi pelaku UMKM. Ke depan kita ingin produk-produk seperti ini tidak berhenti pada pameran, tetapi bisa berlanjut menjadi peluang pasar dan kerja sama usaha,” ujarnya.

Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang hari di Booth Maluku Utara. Sajian kuliner khas daerah menjadi salah satu daya tarik sekaligus membuka ruang interaksi langsung antara pelaku UMKM dan konsumen.

Keikutsertaan Maluku Utara dalam Tjipta Foundation UMKM Fair merupakan hasil kolaborasi Badan Penghubung Maluku Utara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bank Indonesia, HIKMU, pelaku UMKM daerah serta diaspora Maluku Utara di Jakarta.

Pameran akan berlanjut pada hari kedua. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dijadwalkan hadir bersama Board Member Sinar Mas Franky O. Widjaja, Managing Director Sinar Mas Ferry Salman serta jajaran manajemen Sinar Mas lainnya.

Kehadiran Gubernur diharapkan semakin memperkuat promosi produk lokal Maluku Utara sekaligus membuka ruang interaksi dan kerja sama yang lebih luas antara pelaku UMKM daerah dengan jejaring dunia usaha nasional.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga