Sepakbola

Gilas Java United, Jebolan Malut Selection Rifaldi Rustam Cetak Gol untuk Persija U18

Rifaldi Rustam, pemain Persija U18 asal Maluku Utara (tengah) saat selebrasi usai bikin gol ke Java United. Foto: Ileague

Pemain muda asal Maluku Utara, Rifaldi Rustam, mencetak gol untuk Persija Jakarta U18 saat mengalahkan Java United U18 dengan skor 3-0 dalam lanjutan Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/2027 di Persija Training Ground, Depok, Minggu, 11 Oktober 2026.

Rifaldi membuka keunggulan Persija pada menit ke-29 melalui sundulan kepala saat eksekusi bola mati. Muhammad Rasyid menambah gol pada menit ke-45+3, sebelum Obama Rusdi memastikan kemenangan pada menit ke-69.

Hasil tersebut melengkapi kemenangan telak Persija U18 sehari sebelumnya. Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, tim asuhan Ramdani Lestaluhu itu membantai Java United dengan skor 9-0.

Gol Rifaldi menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kariernya di sepak bola nasional. Ia mengawali pembinaan di SSB Tunas Retox, Desa Toseho, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, sebelum memperkuat Malut United U16 pada musim 2024–2025.

Kesempatan berikutnya datang melalui Malut Selection. Rifaldi lolos seleksi untuk tampil di turnamen Nusantara Open 2025 di Training Ground Garudayaksa Football Academy, Bekasi. Penampilannya mengantarkannya masuk dalam daftar 30 pemain hasil pemantauan bakat turnamen tersebut.

Perjalanan itu membuka jalan bagi Rifaldi untuk memperkuat Persija Jakarta U18 pada musim 2025/2026. Ia juga menjadi bagian dari skuad Persija yang tampil di final EPA Super League U18 pada Mei 2026.

Pada musim 2026/2027, Rifaldi kembali mendapat kesempatan membela Persija U18. Gol ke gawang Java United menjadi kontribusi terbarunya bersama Macan Kemayoran Muda.

Pelatih Persija U18, Ramdani Lestaluhu seperti dilansir Ileague.id, mengatakan para pemain telah menjalankan strategi dengan baik, meski masih ada sejumlah aspek individual yang perlu dievaluasi.

“Secara umum, para pemain sudah bermain sesuai dengan apa yang kami inginkan. Tentu, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait aspek individual pemain,” ujar Ramdani.

Ia menegaskan, pembinaan pemain muda tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga perkembangan kemampuan individu dan kerja sama tim sebagai bekal menembus tim utama Persija.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga