Pemerintah

Halmahera Tengah Genap 36 Tahun, Bupati Ikram Paparkan Capaian Program Prioritas

Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji. Foto: Ira

Bupati Ikram M. Sangadji memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Sejumlah program prioritas yang disampaikan meliputi pembangunan lebih dari 3.000 unit Rumah Layak Huni (RLH), pemberian beasiswa kepada 5.104 mahasiswa, hingga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemaparan tersebut disampaikan Ikram dalam upacara puncak HUT ke-36 Halmahera Tengah yang berlangsung di Pendopo Falcilno, Weda. Upacara yang dimulai pukul 08.20 WIT itu dipimpin langsung oleh Bupati Ikram Malan Sangadji.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam rangkaian upacara, Ketua DPRD Halmahera Tengah membacakan sejarah singkat perjalanan daerah hingga memasuki usia ke-36 tahun.

Dalam sambutannya, Ikram mengatakan Halmahera Tengah saat ini berada dalam fase transformasi ekonomi yang dinamis. Perkembangan industri pengolahan mineral menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski demikian, ia menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama sektor perumahan, pendidikan, dan perlindungan sosial.

Di sektor perumahan, Pemkab Halmahera Tengah telah membangun lebih dari 3.000 unit Rumah Layak Huni yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan tersebar di sejumlah kecamatan.

“Pemda Halmahera Tengah telah membangun lebih dari 3.000 unit Rumah Layak Huni, dan tidak satu pun menggunakan dana APBN maupun APBD Provinsi,” tegas Ikram.

Selain perumahan, sektor pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Pada 2026, Pemkab Halmahera Tengah mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp31,5 miliar melalui APBD murni.

Anggaran tersebut kemudian ditambah Rp15 miliar melalui APBD Perubahan 2026. Dengan demikian, total alokasi beasiswa mencapai Rp46,5 miliar.

Dari anggaran tersebut, sebanyak 5.104 mahasiswa telah menerima manfaat program beasiswa. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Halmahera Tengah.

Ikram juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempertahankan program perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut menyasar lanjut usia, janda, anak yatim, penyandang disabilitas, hingga imam dan pendeta.

Menurutnya, keberlanjutan program-program tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah daerah meskipun pada 2026 dilakukan efisiensi anggaran hingga Rp900 miliar.

“Meski pada tahun 2026 Halmahera Tengah melakukan efisiensi sebesar Rp900 miliar, TPP ASN dan insentif masyarakat tidak berkurang sedikit pun,” ungkapnya.

Ikram menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap merasakan manfaat pembangunan di tengah tantangan fiskal.

Ia menyebut berbagai capaian pembangunan yang diraih Halmahera Tengah tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan masyarakat.

Memasuki usia ke-36 tahun, Ikram berharap momentum peringatan HUT ini semakin memperkuat persatuan dan semangat bersama dalam membangun daerah.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan demi mewujudkan Halmahera Tengah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Penulis: Ira
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga