Sekilas Info

Halmahera Barat

Abaikan Imbauan, Warga ‘Percaya’ Mandi di Air Panas Menangkal Corona

Puluhan warga desa Galala mandi di Air Panas, Kamis 2 April 2020 || Foto : Fardi

Jailolo, Hpost - Salah satu tempat wisata air panas yang bersatu dengan pantai di desa Galala, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara, menjadi tujuan masyarakat setempat untuk berendam karena dipercaya bisa mencegah penyebaran virus Corona.

Sesuai pantauan media ini, Kamis 2 April 2020, puluhan warga tampak berkumpul di tempat wisata tersebut, mulai dari anak-anak sampai orangtua.

Informasi yang didapatkan wartawan, biasanya, tempat air panas ini didatangi oleh warga saat pagi hari. Selain itu, di sore hari, sekira pukul 16:00 WIT, tempat tersebut, ramai dikunjungi.

Beberapa warga mengaku, mereka mengatasi situasi ini dengan cara jangan terlalu panik.
Muhammad Ikram Ali Hasan, salah satu warga mengatakan, orang banyak datang ditempat ini karena mereka percaya kalau air panas dan laut itu bisa mencegah penularan virus Corona.

"saya juga sebenarnya percaya jika air panas cegah virus Corona, tapi kalau dilihat dari banyaknya orang yang datang seperti ini, saya menjadi tidak yakin, bisa-bisa kami semua terkena Corona," ungkap Ikram.

Ikram bilang, seharusnya, pengelola tempat wisata Air Panas ini dibatasi pengunjung yang datang. Jika dibiarkan seperti ini, maka orang akan ramai berkumpul, mengabaikan imbauan menjaga jarak sosial.

Hal yang sama juga diungkapkan Rusdi, warga setempat yang ditemui cermat. Katanya, orang-orang yang mandi di Air panas itu karena percaya bisa mencegah virus corona, mereka anggap, sesuatu yang panas bisa membunuh virus seperti corona.

"Air panas bisa mencegah virus Corona, saya tidak percaya, karena saya belum melihat hasil penelitian tentang hal tersebut, kalau memang benar air panas bisa cegah virus Corona, saya juga sudah pasti mandi air panas setiap saat,” ungkap Rusdi.

“Setiap hari, kebanyakan, warga dari berbagai desa datang ke air panas tersebut untuk berendam. Harapan mereka, untuk terhindar dari wabah Covid-19 ini, tapi hal itukan belum teruji,” tambahnya.

Penulis: Fardi
Editor: Red

Baca Juga