Sekilas Info

Telekomunikasi

Mahasiswa Tagih Janji Bupati Halmahera Barat yang Tak Kunjung Direalisasi

Mahasiswa SKPT Banau saat aksi di depan kantor Bupati Halmahera Barat, Senin 14 September 2020 || Foto: Ari/Hpost

Jailolo, Hpost – Janji bupati Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, Danny Missy untuk membangun tower mini di area Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), tak kunjung direalisasi.

Hal ini membuat mahasiswa yang tergabung dalam Komando Barisan Banau terpaksa turun ke jalan guna menyuarakan persoalan janji bupati.

Menurut masa aksi yang dikoordinir oleh Kristian, Pemerintah Halbar kurang berperan dalam mengedepankan Dunia Pendidikan. Hal itu dibuktikan dengan kurangnya pelayanan atau sarana pendukung dalam konteks pendidikan khususnya fasilitas jaringan internet di Kampus.

Di tengah Pandemi Covid-19 yang memaksa proses pembelajaran menggunakan jaringan internet atau sistem online begitu dialami oleh mahasiswa STKP Banau.

"Kami merasa dianak-tirikan, olehnya itu kami ini menanyakan pembuatan tower oleh Bupati Danny Missy yang dijanjikan itu sudah sampai dimana, apakah ini cuma sebatas janji atau permainan politik yang kembali lagi mengaitkan masyarakat," ujar Cristian saat hering bersama perwakilan Pemda.

"Jadi bagaimana kita bisa memenuhi tuntutan Zaman sementara tidak ada jaringan internet, dan ini harus  menjadi perhatian khusus dari Pemda Halbar," terangnya.

Menurutnya, janji Bupati dipertegas oleh salah seorang Pemdes Golago Kusuma yang disampaikan Bupati pada Juni 2019 lalu saat open house lebaran Idul Fitri.

Sementara salah satu Dosen STPK Fony Samad, bilang saat ini semuanya membutuhkan akses secara daring.

"Dan kami perlukan disini yaitu jaringan internet kalau untuk telepon saja itu pun susah hanya dilokasi tertentu saja kalau sudah bergeser tidak ada jaringan lagi," terangnya.

Sementara itu Kadis Kominfo, Kehumasan Statistik dan Persandian Halbar Chuzaemah DJauhar menyatakan program yang diusulkan itu untuk daerah-daerah yang blank spot yang tidak ada jaringan sama sekali.

"Ketika kami dan Badan Aksebilitas Dan Informasi (Bakti) turun survey dan melihat ada jaringan satu saja memang tidak bisa, untuk daerah Goal dari pihak teknisi mereka tidak mau untuk pembuatan tower di sana karena daerah Goal itu ada jaringan tiga sampai empat batang, jadi menurut mereka tidak bisa kalau masih ada jaringan karena menurut mereka harus daerah yang blank spot atau tidak ada jaringan sama sekali," katanya.

Penulis: Ari
Editor: Firjal

Baca Juga