Wali Kota Ternate dan Dewas BPJS Ketenagakerjaan Bahas Penguatan Perlindungan Pekerja Rentan
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menerima kunjungan kerja Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan, Abdurrakhman Lahabato, dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal dan pekerja rentan di Kota Ternate.
Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi antara Pemerintah Kota Ternate dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan kepesertaan serta memperkuat perlindungan bagi kelompok pekerja yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap risiko kerja.
Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Ternate dalam mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dukungan tersebut dinilai berperan penting dalam memastikan perlindungan bagi pekerja rentan di daerah.
Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Kota Ternate pada tahun 2025 tercatat mencapai 127 persen dari target yang ditetapkan. Capaian ini menunjukkan hasil yang melampaui target sekaligus mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, hingga April 2026, capaian UCJ Kota Ternate telah mencapai 94 persen dari target tahun berjalan. Angka ini menjadi indikator positif pada awal tahun dan menunjukkan tren capaian yang cukup signifikan dalam perluasan perlindungan ketenagakerjaan.
Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial dan kesehatan kepada masyarakat merupakan sebuah keharusan.
Menurutnya, perlindungan terhadap pekerja, khususnya sektor informal dan pekerja rentan, adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat.
“Negara harus hadir untuk memastikan setiap warga, terutama yang rentan, mendapatkan perlindungan yang layak, baik dari sisi jaminan sosial ketenagakerjaan maupun aspek kesehatan,” ujar Wali Kota.
Pemerintah Kota Ternate juga memastikan keberlanjutan program perlindungan pekerja rentan pada tahun 2026 dengan jumlah sebanyak 7.720 pekerja. Program ini menjadi bagian penting dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Ternate dalam meningkatkan kepesertaan serta kualitas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara berkelanjutan di daerah.








Komentar