Tidore Tuan Rumah Piala Presiden Dua Kelompok Umur, Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, Sekjen PSSI Maluku Utara Aldhy Ali serta pihak terkait lainnya. Foto: Humas Pemprov Malut

Kota Tidore Kepulauan menjadi pusat perhatian dalam pembinaan sepak bola usia dini di Maluku Utara setelah dipercaya menjadi tuan rumah Festival Sepak Bola Piala Presiden U10 dan U12 Tahun 2026.

Ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore, Kamis, 18 Juni 2026 sore. Pembukaan festival sepak bola tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe.

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tidore sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden kelompok umur tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan turnamen ini menjadi bagian penting dalam membangun fondasi sepak bola Maluku Utara melalui pencarian dan pembinaan pemain sejak usia dini.

“Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus PSSI Provinsi Maluku Utara bersama PSSI Kota Tidore Kepulauan atas kerja kerasnya sehingga hari ini kita didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden U10 dan U12. Ini sebuah kehormatan bagi kami,” ujar Muhammad Sinen.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Kota Tidore Kepulauan untuk mewujudkan daerah yang aman, nyaman, ramah, maju dan berkelanjutan untuk semua.

Muhammad Sinen juga menyambut seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Maluku Utara. Ia berharap para pemain muda dapat menikmati pertandingan dengan suasana penuh sportivitas.

“Kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Festival Sepak Bola Piala Presiden. Semoga para tim merasa nyaman di Kota ini dan dapat menampilkan permainan sepak bola yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah merasa bangga karena Tidore dipercaya menjadi tempat berlangsungnya ajang yang fokus pada pembinaan talenta-talenta muda sepak bola.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe berharap festival ini mampu melahirkan pemain-pemain muda terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Maluku Utara hingga tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Sarbin, sepak bola saat ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi telah menjadi profesi yang dapat memberikan masa depan bagi para atlet.

“Kepada orang tua saya titipkan, sepak bola tidak sekadar minat atau bakat, tetapi sudah menjadi masa depan dan profesi kehidupan. Berikan ruang dan dukungan kepada anak-anak,” ujarnya.

Sarbin juga mengingatkan bahwa banyak pemain besar lahir dari lapangan sepak bola dan mampu membawa nama daerah serta negara ke panggung dunia.

Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Maluku Utara Aldhy Ali dalam laporannya menjelaskan, Festival Sepak Bola Piala Presiden 2026 mempertandingkan dua kategori usia, yakni U10 dan U12.

Kegiatan ini digelar serentak di 38 provinsi di Indonesia sepanjang Mei hingga Juni 2026 sebagai bagian dari program pembinaan sepak bola akar rumput.

“Dari Kota Tidore Kepulauan ini akan lahir dua tim terbaik yang akan mewakili Maluku Utara pada tingkat nasional, bertanding dengan 38 perwakilan provinsi lainnya pada putaran nasional di Yogyakarta pada Juli nanti,” jelas Aldhy.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah terus diberikan agar pembinaan sepak bola usia dini di Maluku Utara semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi pemain berkualitas.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga