Agenda

Sinergi Jadi Kunci, Rakernas JKPI di Ternate Sukses Digelar, Rizal Apresiasi Semua Pihak

Ketua Panitia Rakernas JKPI, Rizal Marsaoly. Foto: Humas Pemkot Ternate

Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate resmi berakhir. Seluruh rangkaian agenda nasional tersebut berjalan lancar dan sukses berkat sinergi berbagai pihak.

Ketua Panitia Rakernas JKPI XII, Rizal Marsaoly, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari jajaran panitia, delegasi, sponsor, hingga masyarakat Kota Ternate.

Menurut Rizal, keberhasilan Ternate sebagai tuan rumah tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan semua pihak. Sinergi tersebut menjadi kunci sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan agenda yang telah disiapkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Ternate dan panitia penyelenggara, kami menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan terima kasih tak terhingga kepada seluruh delegasi yang telah berpartisipasi aktif, serta kepada masyarakat Kota Ternate yang ikut mendukung agenda nasional ini hingga berakhir dengan sukses dan lancar,” ujar Rizal.

Ia mengatakan, Rakernas JKPI XII bukan hanya menjadi forum pertemuan antarkota pusaka di Indonesia, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kota Ternate kepada para peserta dari berbagai daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat. Agenda tersebut meliputi opening ceremony, jamuan makan kebudayaan, pasar malam dan pesta rakyat, simposium internasional, sidang-sidang Rakernas, seminar nasional, Nusantara Raya Run, hingga pawai budaya dan karnaval.

Rizal memberikan apresiasi khusus kepada seluruh delegasi JKPI yang hadir di Ternate. Kehadiran kepala daerah, pejabat, serta perwakilan kota dan kabupaten anggota JKPI dari berbagai penjuru Nusantara dinilai memberikan kontribusi penting terhadap pelaksanaan Rakernas.

“Terima kasih kepada seluruh delegasi yang telah hadir dan berpartisipasi aktif. Berbagai gagasan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga dan melestarikan kota pusaka di Indonesia,” katanya.

Apresiasi untuk Warga Ternate

Tak hanya delegasi, Rizal juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Kota Ternate yang dinilai menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Suasana Karnaval Budaya Rakernas JKPI. Foto: Humas Pemkot Ternate

Menurutnya, keramahan dan antusiasme masyarakat dalam menyambut para tamu memberikan kesan positif bagi para delegasi yang datang dari berbagai daerah.

Warga juga ikut mengambil bagian dalam sejumlah agenda Rakernas, sehingga suasana kegiatan terasa semakin hidup dan meriah.

“Antusiasme warga dan keramahan tuan rumah menjadi kunci utama yang meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dari berbagai penjuru Indonesia,” ujarnya.

Rizal menilai, keterlibatan masyarakat juga menunjukkan bahwa kegiatan berskala nasional seperti Rakernas JKPI dapat memberikan ruang bagi warga dan pelaku usaha lokal untuk ikut mengambil manfaat dari perhelatan tersebut.

Rizal turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Menurutnya, kesuksesan Rakernas JKPI XII merupakan hasil kerja kolektif dan koordinasi lintas pihak.

Ia menyebut, persiapan kegiatan membutuhkan kerja sama yang solid, mengingat agenda tersebut melibatkan ribuan peserta serta berbagai rangkaian kegiatan yang digelar di sejumlah lokasi di Kota Ternate.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras dari persiapan sampai kegiatan selesai. Kesuksesan ini adalah hasil kerja bersama,” kata Rizal.

Ia juga mengapresiasi dukungan para sponsor dan seluruh pihak lainnya yang telah memberikan kontribusi selama pelaksanaan Rakernas JKPI XII.

Ternate Makin Dikenal sebagai Kota Pusaka

Rizal berharap keberhasilan menjadi tuan rumah Rakernas JKPI XII dapat menjadi momentum bagi Kota Ternate untuk semakin memperkuat identitasnya sebagai kota pusaka.

Menurutnya, Ternate memiliki kekayaan sejarah, budaya, tradisi, serta kawasan pusaka yang menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia.

Pertemuan dengan berbagai kota anggota JKPI juga diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan pusaka.

“Semoga silaturahmi dan kolaborasi yang sudah terbangun di Ternate dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi Kota Ternate maupun kota-kota pusaka lainnya,” tuturnya.

Dengan berakhirnya Rakernas JKPI XII, Ternate tidak hanya sukses menjadi tuan rumah agenda nasional, tetapi juga mendapat momentum untuk semakin memperkenalkan identitas sejarah dan budayanya di tingkat nasional.

Rizal menegaskan, berakhirnya Rakernas bukan menjadi akhir dari kolaborasi, melainkan awal untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan sejarah dan budaya Indonesia.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga