1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Agenda

Wagub Sarbin Dorong Bahasa Daerah Digunakan di Rumah hingga Kantor

Oleh ,

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mendorong penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga perkantoran.

Hal itu disampaikan Sarbin saat menghadiri Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 yang digelar Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Benteng Oranje, Ternate, Kamis, 3 September 2026.

Sarbin mengatakan bahasa daerah merupakan bagian dari kekayaan budaya dan identitas bangsa yang harus terus dilestarikan.

“Bahasa Indonesia yaitu kumpulan dari seluruh bahasa ibu, kumpulan dari bahasa daerah masing-masing yang menjadi khasanah Nusantara kita,” kata Sarbin.

Menurutnya, pelestarian bahasa tidak cukup hanya melalui pembelajaran di sekolah. Bahasa daerah harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Sudah kita dorong masuk ke kurikulum, tapi ternyata belum cukup. Kita dorong lagi ada Balai Bahasa dan dinas pendidikan yang mengurus hal yang sama,” ujarnya.

Sarbin bahkan mendorong penggunaan bahasa daerah di lingkungan pemerintahan.

“Sudah saatnya Pak Wakil Wali Kota Ternate dan Pak Sekda Tidore, setiap masuk kantor pakai bahasa,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat menggunakan bahasa daerah di rumah maupun dalam berbagai kegiatan sosial. Menurutnya, bahasa tidak boleh hanya menjadi mata pelajaran yang mengejar nilai, tetapi harus dipraktikkan.

“Kalau pakai model pembelajaran, insyaallah nasibnya sama dengan bahasa Inggris. Nilainya bagus, tapi insyaallah tidak bisa bahasa,” katanya.

Karena itu, Sarbin mengajak seluruh pemangku kepentingan membudayakan penggunaan bahasa daerah di rumah, kantor dan ruang sosial.

“Saya mengajak kepada kita semua, pemangku kepentingan, mari kita budayakan bahasa ini. Di kantor, di rumah, di mana saja, bahasanya harus terus digunakan,” ajaknya.

Ia berharap Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 menjadi momentum meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah, sekaligus menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas budaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Sekda Tidore Kepulauan Ismail Dumomalamo, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, unsur perguruan tinggi, serta para peserta.

Berita Lainnya