Literasi

Pra-TEMU 2026, Rumah Literia dan DEMA IAIN Ternate Buka Kelas Menulis Puisi

Pose bersama Kelas Menulis Puisi bertajuk “Merangkai Kata, Mengabadikan Rasa”. Foto: Ist

Rumah Literia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate membuka ruang belajar menulis melalui Kelas Menulis Puisi bertajuk “Merangkai Kata, Mengabadikan Rasa”, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Studio FEBI IAIN Ternate itu menjadi bagian dari rangkaian pra-event Ternate Menulis (TEMU) 2026 Vol. II.

Kelas menulis ini menghadirkan dua narasumber, Pandan Arum Ayu Darmayanti dan Wahyuddin D. Gafoer. Peserta diajak mengenal proses kreatif dalam menulis puisi, mulai dari merangkai kata, mengolah metafora, hingga menuangkan pengalaman dan perasaan menjadi sebuah karya.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 14.30 hingga 18.00 WIT dan terbuka secara gratis bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Wakil Ketua DEMA IAIN Ternate, Ismail, mengapresiasi pelaksanaan kelas menulis tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menambah wawasan sekaligus memperkuat ekosistem literasi.

“Sebagai salah satu peserta, kegiatan ini tentunya menjadi semangat baru untuk menguatkan ekosistem literasi, terutama kami sebagai mahasiswa yang sangat membutuhkan pemahaman menulis,” kata Ismail.

Antusiasme juga datang dari peserta. Nurul Komariah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ternate, mengaku mengikuti kelas tersebut karena memiliki ketertarikan terhadap puisi.

“Saya selalu jatuh cinta dengan untaian kata yang dalam maknanya. Saya juga salah satu yang cukup suka menulis puisi, makanya saya mengikuti kegiatan ini,” ujar Nurul.

Menurutnya, kelas tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan baru dari materi yang disampaikan narasumber. Ia juga mendapat kesempatan bertemu dengan peserta lain yang memiliki minat dan kemampuan dalam dunia kepenulisan.

“Saya mendapatkan banyak sekali insight baru dari orang-orang hebat. Tidak cuma pematerinya hebat, tetapi teman-teman juga sangat-sangat hebat,” katanya.

Nurul berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan. Ia ingin ruang-ruang literasi dan kepenulisan semakin berkembang sehingga dapat menjadi wadah bagi penulis muda untuk belajar dan berkarya di Ternate maupun Maluku Utara.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga