Pramuka
Bukan Sekadar Berkemah, Wagub Sarbin Ajak Pramuka Ambil Peran Bangun Maluku Utara
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengajak anggota Gerakan Pramuka mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah melalui peningkatan keterampilan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Sarbin saat membuka Kemah Bakti Pramuka Tingkat Daerah 2026 di pelataran Masjid Raya Shaful Khairat, Kota Sofifi, Jumat, 9 Oktober 2026.
Kegiatan yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Provinsi Maluku Utara. Sebanyak 400 peserta dari tiga kwartir cabang kabupaten/kota mengikuti kegiatan tersebut.
Sarbin, yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Maluku Utara, mengatakan perkemahan bukan sekadar kegiatan berkumpul di alam terbuka, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, anggota Pramuka perlu memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap daerah.
“Melalui Kemah Bakti Pramuka ini, kita memberikan ruang kepada anak-anak sekalian untuk mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas, keterampilan, dedikasi, dan pengabdian. Kita ingin menumbuhkan rasa memiliki, mencintai, dan ikut mengisi pembangunan Maluku Utara,” ujar Sarbin.
Ia berharap, momentum peringatan hari jadi provinsi dapat mendorong generasi muda untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sarbin juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kebersihan, ketertiban, dan kondusivitas Kota Sofifi selama perkemahan berlangsung.
“Jangan ragu untuk berkiprah dan jangan ragu untuk berbuat kebaikan di masa yang akan datang,” tegasnya.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyerahan sapu dan serokan oleh Sarbin bersama Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara. Penyerahan peralatan kebersihan tersebut menjadi simbol dukungan terhadap kegiatan bakti dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Ketua Panitia Kemah Bakti Pramuka, Djafar Umar, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat persaudaraan anggota Pramuka Penegak dan Pandega se-Maluku Utara.
Djafar, yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, menjelaskan bahwa perkemahan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian sosial, membangun jiwa kepemimpinan, dan memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dari total 400 orang yang terlibat, sebanyak 304 merupakan anggota Pramuka Penegak dan Pandega putra-putri, 38 pembina pendamping, serta 58 panitia.
Peserta berasal dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, dan Halmahera Barat.
Selama perkemahan, peserta mengikuti sejumlah agenda, meliputi bakti masyarakat, kegiatan kepramukaan, wawasan kebangsaan, seni budaya, dan api unggun.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong kreativitas, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan pengabdian kepada generasi muda.
Melalui Kemah Bakti Pramuka, Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara berharap anggota Pramuka tidak hanya memperoleh pengalaman selama perkemahan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.








Komentar