HUT

Laris Manis! 1,7 Ton Minyakita Terjual di Pasar Murah HUT ke-27 Maluku Utara

Pose bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sekprov Samsuddin A. Kadir dan Plt Kadis Perindag M. Ronny Saleh dan jajaran. Foto: Aan

Sebanyak 1,7 ton Minyakita terjual selama tiga hari pelaksanaan Gerakan Pangan dan Gebyar Pasar Murah dalam rangka HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara di Sofifi, 8–10 Oktober 2026.

Minyak goreng tersebut dijual dengan harga Rp15.700 per liter. Dari stok awal sebanyak 2,7 ton yang disiapkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara, sekitar 1,7 ton telah terjual hingga hari terakhir kegiatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Maluku Utara, M. Ronny Saleh, mengatakan penjualan Minyakita menjadi salah satu bagian dari upaya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Stok Minyakita yang kami sediakan pada hari pertama sebanyak 2,7 ton. Sampai hari ketiga, sudah terjual sekitar 1,7 ton,” kata Ronny, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Pada hari terakhir pelaksanaan, Disperindag Maluku Utara membuka booth Gerakan Pangan dan Gebyar Pasar Murah. Stan tersebut menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, saat meninjau sejumlah stan yang memeriahkan perayaan HUT provinsi.

Selain menyediakan Minyakita, booth Disperindag juga dimanfaatkan untuk memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Berbagai camilan khas Maluku Utara ditawarkan kepada pengunjung, mulai dari stik ubi ungu, stik pala, stik ikan tuna hingga stik ikan tore.

Kehadiran Toko Kopi Nakawa turut melengkapi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi bersama aneka camilan lokal.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan dan Gebyar Pasar Murah, perayaan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperluas pemasaran produk lokal di Sofifi.

Penulis: Aan
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga